Berita

Kejati Sulsel Jan S Maringka Dipromosi JAM Intel Kejagung RI

Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulsel, Jan Samuel Maringka bersama Ketua Ikatan Adhiyaksa Dharmakarini (IAD) Kejati Sulsel, saat melakukan kuknjungan kerja ke Palopo beberapa waktu lalu.

MAKASSAR, BKM — Kurang lebih delapan bulan menjabat sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulsel, Jan Samuel Maringka kini mendapatkan promosi jabatan baru sebagai Jaksa Agung Muda (JAM) bidang Intelijen, Kejaksaan Agung (Kejagung) RI.

Jan menggantikan posisi JAM Intel Kejagung RI, Adi Toegarisman, yang juga dipromasikan sebagai JAMPIDSUS Kejagung RI.

Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Sulsel, Salahuddin mengatakan bahwa, Kepala Kejati Sulsel, Jan S Maringka, mendapatkan promosi jabatan dari Jaksa Agung, HM Prasetyo.

“Beliau dipromosi sebagai JAM Intel oleh Jaksa Agung,” ujar Salahuddin, Minggu (12/11/2017).

Jan Samuel Maringka, kata Salahuddin, dipromosi menjadi JAM Intel, karena sejak menjabat sebagai Kepala Kejati Sulsel, Jan telah menunjukkan prestasi dan sejumlah program serta inovasi yang luar biasa.

Sehingga sangat patut, atas upaya yang ditunjukkan selama ini mendapat apresiasi dan atensi yang tinggi dari pimpinan di Kejagung RI.

Baik itu prestasi di intenal Kejati Sulsel sendiri, maupun diluar internal Kejati. Adapun program serta inovasi yang ditunjukkan dan digagas, selama menjabat sebagai Kepala Kejati Sulsel, yakni program Jaksa Menyapa, Jaksa Samboritta, Jaksa Masuk Sekolah, Jaksa Go To Campus, Mendirikan Pusat Kajian Kejaksaan di Unhas. Program Metode Kepemimpinan KOP (Konsolidasi, Optimalisasi dan Public Trust).

Kesemuanya itu menurut Salahuddin merupakan bagian daripada, hasil pemikiran brilian dari Jan Samuel Maringka, selama menjabat sebagai Kepala Kejati Sulsel.

Beberapa perkara yang merupakan produk saat kepemimpinannya selama kurun waktu Februari 2017 sampai saat ini, sejumlah kasus besar telah digenjotnya, termasuk mentersangkakan pengusaha licin yang masuk daftar 9 naga di Makassar, yakni Soedirjo Aliman alias Jentang.

Selain itu, Jan cukup aktif mengawal dan mendampingi pemerintah provinsi/kabupaten/kota dalam setiap kegiatan, termasuk gencar mencegah terjadinya tindak pidana korupsi dengan menerapkan TP4D.

Terpisah Anti Corruption Commitee ACC-Sulawesi melalui Kepala Badan Pekerjanya, Abdul Muthalib saat ditanyai terkait wacana ini mengingatkan Jan Samuel Maringka untuk membereskan sejumlah kasus yang masih menjadi PR-nya.

“Soal berani kita akui, pak Jan Maringka ini berani, tapi kami juga meminta sebelum meninggalkan Sulsel, kita harap langkah menuntaskan kasus korupsi yang sebelumnya ditinggalkan pendahulunya juga dituntaskan,” tegasnya.

Menurut Thalib, TP4D sejauh ini memang cukup bagus mengawal pembangunan dan mencegah meluasnya tindak pidana korupsi. Khususnya terkait masalah administrasi dalam proyek proyek strategis di Sulsel. (mat)

Comments
Social Media Berita Kota
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota.

To Top