Sulselbar

KPU Ancam Pecat PPK dan PPS yang Tidak Netral

ENREKANG, BKM — Ketua KPU Enrekang, Ridwan Achmad menghimbau kepada semua anggota PPK dan PPS yang tersebar di 12 kecamatan agar bekerja profesional dan menjunjung tinggi kode etik penyelenggara pemiluhan gubernur (Pilgub) Sulsel dan pemilihan bupati (Pilgub) Enrekang yang akan gelar 27 Juni 2018 mendatang.

Hal tersebut disampaikan Ridwan, usai melantik 387 anggota Pelantikan Panitia Pemungutan Suara (PPS) yang tersebar di 12 kecamatan se Kabupaten Enrekang, di halaman Kantor Sekretariat KPU Enrekang, Sabtu (11/11/2017)

“Kalian semua sudah resmi jadi petugas penyelenggara pemilukada dan telah disumpah, saya menghibau agar, taat kepada kode etik penyelenggara, dan bertanggung jawab,” tegas Ridwan.

Menurutnya, jika ada anggota penyelenggara baik PPK maupun PPS yang terbukti tidak netral dan ‘Bermain mata’ dengan peserta pemilu, maka ia akan diberi sanksi pemecatan.

“Saya ingatkan, apabila ada laporan bahwa seorang oknum PPK dan PPS yang tidak netral dan main mata dengan salah seorang kandidat tertentu, maka KPU akan memprosesnya. Dan jika terbukti, kami akan sanksi pemecatan,” tegas Ridwan yang juga mantan Ketua PPK Kecamatan Curio ini.

(Suherman karim)

 

Comments
Social Media Berita Kota
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota.

To Top