Politik

Pengangkatan Ketua Hanura Enrekang Dinilai Tidak Sah

Sainal Latif

 

ENREKANG,BKM–Sekertaris DPC Partai Hanura Kabupaten Enrekang, Sainal Latif mengatakan Musyawarah Cabang (Muscab) Hanura Enrekang yang diadakan di Makassar,Minggu 12 September 2017 oleh DPD Hanura Provinsi Sulawesi Selatan telah melanggar AD/ART partai karena menggunakan SK kepemimpinan Naja dan Ramli, kepengurusan periode 2010-1015.

Hal ini sampaikan Sainal kepada BKM, Selasa (14/11). Menurut dia, Muscab yang menetapkan Andi Henra sebagai Ketua DPC Hanura Enrekang dengan menggunakan SK kepemimpinan Naja dan Ramli, kepengurusan periode 2010-1015 sudah tidak berlaku lagi alias kadaluarsa. Karena sebelumya DPC Hanura Enrekang telah melakukan Muscab dibawa kepemimpinan Alm. Hasan Basri periode 2016-2021,di Resting House Enrekang pada 16 Juli 2016.

“Muscab Hanura Enrekang yang diadakan DPD Hanura Sulsel di Makssar kemarin telah melanggar AD/ART partai,karen menggunakan SK 2010 dibawa kepemimpinan Pak Naja yang sudah tidak berlaku lagi,karena sebelumya kita sudah melakukan muscap di Resting House,” kata Sainal Latif. (suherman karim)

Comments
Social Media Berita Kota
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota.

To Top