Sulselbar

Amru Saher Minta Sosialisasi PID Lahirkan Program Inovatif

Wabup Luwu Amru Saher

 

LUWU, BKM–Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Luwu menggelar sosialisasi pelaksanaan PID tingkat Kabupaten Luwu. Sosialisasi ini bertujuan meningkatkan kualitas penggunaan dana desa, mendorong produktivitas sumber daya lokal melalui Bumdes, dengan cara baru atau model baru, kemudian meningkatkan jaminan pelayanan publik mengarah pada administrasi pertukaran informasi serta status hukum masyarakat yang berorieantasi pada kepentingan umum.

Sosialisasi PID Tingkat Kabupaten Luwu dilaksanakan di Gedung BRC Belopa, Jalan Jendral Sudirman, Rabu (15/11). Sosialisasi ini resmi dibuka oleh Wakil Bupati Luwu, Amru Saher, dihadiri oleh Pendamping Desa tingkat Kabupaten Luwu, Rasyid ST, Camat se Kabupaten Luwu, para Kepala Desa, serta pendamping Desa se Kabupaten Luwu.

Dalam laporannya, Sekretaris DPMD Luwu, menyampaikan, sekaitan dengan PID ini yang baru petunjuk teknis 2017, memberikan pemahaman kepada para kepala desa yakni inovasi desa.

“Sosialisasi PID ini adalah salah satu program Kementrian Desa, dimana ada anggaran DOKnya untuk 22 Kecamatan. Anggaran itu kurang lebih Rp760 juta untuk 22 kecamatan. Usai sosiliasi kita hari ini Kemungkinan tidak lama, di tingkat Kecamatan akan segera melakukan sosialisasi serta pembentukan tim inovasi desa tahun 2017,” ucapnya

Wabup Luwu, Amru Saher mengatakan, melalui agenda ini akan terlahir rumusan baru atau menginovasikan program desa, dalam membantu mewujudkan desa mandiri dan berdaya saing, serta memunculkan desa yang terkemuka di Kabuapten Luwu.

“Dari kesimpulan sementara dari pengguliran dana desa sudah berjalan selama 3 tahun ini, dimana dari 3 tahun pngguliran dana desa dengan pendampingan yang dilakukan oleh pemerintah dan pendamping dari kemendes dari semua program desa dari pengunaan dana desa sudah berjalan dengan baik,” ujar, Amru Saher.

Amru Saher, mengatakan meski pun pengunaan dana desa sudah berjalan dengan baik, namun secara administratif pelaporan pertanggung jawaban desa di sebagian masih lambat masuk.

“Secara umum sudha bagus namun Pemrintah Desa masih terkendala dalam admnistratif, dimana Laporan dana desa sudah masuk dalam APBD, jadi kalau ada Pemdes yang lambat masukan LPJnya maka belum bisa dimasukkan, maka dari itu ini harus menjadi perhatian bagi para Kepala Desa,” katanya. (irwan musa)

Comments
Social Media Berita Kota
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota.

To Top