Sulselbar

Pelanggar Lalin di Toraja Turun 37 Persen

Situasi saat Operasi Zebra berakhir di Toraja

MAKALE, BKM–Operasi Zebra yang digelar 14 hari selama bulan November 2017, telah usai. Hasil evaluasi, tingkat pelanggaran lalulintas di Bumi Lakipadada turun 37 persen dari tahun sebelumnya. Meski petugas bertindak tegas selama operasi, namun tetap humanis memberikan pelayanan. ”Sebanyak 385 pelanggaran ditindak ditilang, terang Kasat Lantas Polres Tator AKP Abdul Rahman kepada BKM, Rabu 15/11).

Dia menyebutkan, pelangaran terbanyak dilakukan masyarakat umum sebanyak 216 kasus, disusul anak sekolah 116 kasus, sopir 41 kasus, dan terakhir ASN 11 kasus. Meski begitu, sambung Abdul Rahman, pelanggaran para pelajar sangat memprihatinkan.

Abdul Rahman menambahkan, operasi Zebra pada tahun 2016 lalu mencapai 611 kasus, dibanding tahun 2017 hanya 385, sehingga terjadi penunurunan 37 persen.

Rincian pelanggaran lalin tahun 2017 dari 384 kasus. Rinciannya, pengendara roda dua tidak menggunakan helm 184, boncengan lebih dari 1 orang 6, melanggar rambu lalulintas 44 kasus, tidak memiliki kelengkapan surat kendaraan 59, tidak memiliki kelengkapan kendaraan 50. Sedangkan pelanggaran roda empat 41, tediri melanggar rambu lalulintas sebanyak 38 kasus dan tidak memiliki kelengkapan surat kendaraan sebanyak 3 kasus. Sementara barang bukti yang diamankan sebanyak 462, terdiri dari SIM 84, STNK 313, dan kendaraan 65. (agus)

Comments
Social Media Berita Kota
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota.

To Top