Kriminal

ACC Desak Motif Penganiayaan Oknum Jaksa Diusut Tuntas

 

MAKASSAR, BKM–Kasus penganiayaan yang menimpa Taswin, jaksa fungsional Pusdiklat Kejaksaan Agung RI akhirnya diambil alih penanganannya dari Polsek Panakkukang ke Polrestabes Makassar.
Kasus ini kemudian menemui kendala. Sebab, Taswin pasca melakukan pelaporan tak lagi pernah datang ke penyidik untuk memberikan keterangan sebagai saksi korban.

Kapolsek Panakukang, Kompol Ananda F Harahap mengaku, pihaknya mengalami kesulitan untuk meminta keterangan dari korban, selaku pelapor. “Kami masih kendala di BAP pelapor,” tukas Kompol Ananda F Harahap, saat dikonfirmasi, Minggu (26/11).

Menurut Ananda, untuk penanganan kasus tersebut telah diserahkan ke Polrestabes Makassar.
“Kasusnya sudah di tangani Polrestabes Makassar,” tandasnya. Hanya saja Ananda enggan mengomentari terkait perkembangan kasus tersebut. Ia berdalih sudah menyerahkan semua ke Polrestabes Makassar.

Menanggapi hal tersebut, Direktur Anti Corruption Committe (ACC) Sulawesi, Abdul Muthalib, mengatakan laporan dugaan pemukulan jaksa tersebut, harus tetap ditindaklanjuti.

Menurut Muthalib, penyidik harus segera memanggil kembali serta mem-BAP terlapor. Sebab ini menyangkut rasa keadilan. Muthalib juga meminta agar motif dibalik kasus penganiayaan ini diungkap. Dia juga meminta agar KPK turun tangan mengusut adanya dugaan gratifikasi dalam kasus penganiyaan ini. (mat)

Comments
Social Media Berita Kota
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota.

To Top