Kriminal

TRAGIS…Lerai Pertengkaran Pasutri, Sandi Tewas di Ujung Badik

Tersangka Adi saat diamankan petugas kepolisian i setelah sempat melarikan diri usai menikam Sandi, sepupu istrinya.

GOWA, BKM –Nahas menimpa Sandi alias Oleng (28). Karyawan swasta warga Dusun Bolaromang, Kecamatan Tombolopao, Kabupaten Gowa ini tewas seketika usai ditikam rekannya, Adi Dg Timung (30), buruh bangunan Sabtu (25/11) di Kampung Mala’lang, Dusun Galesong, Desa Lonjoboko, Kecamatan Parangloe, Kabupaten Gowa.

Kasubag Humas Polres Gowa, AKP Mangatas Tambunan menjelaskan ihwal kejadian bermula ketika tersangka bertengkar dengan istrinya, Asrifaini binti Ramli. Suami istri ini bertengkar di rumah kerabatnya bernama Dg Nai di Mala’lang Dusun Galesong, Desa Lonjoboko, Kecamatan Parangloe.

Saat bersamaan, korban muncul. Melihat pasutri ini bertengkar, korban datang melerai. Sandi menyarangkan agar pertengkaran pasutri ini diselesaikan di rumah Imam Dusun. Namun malang bagi Sandi. Saat Sandi bersama istri tersangka menuju ke rumah Pak Imam, Adi yang masih bertalian sepupu dengan korban menyusul.

Adi kemudian mengamuk dan berkelahi dengan Sandi. Asrifaini yang kaget dengan serangan suaminya itu lalu berteriak meminta tolong warga sekitar.

Namun sebelum warga ramai-ramai datang ke TKP, Sandi sudah tersungkur di tanah tak bernafas lagi. Sandi terkapar telentang di depan rumah seorang warga bernama Maemuna (31).

” Berdasarkan hasil visum et repertum dari pihak medis Puskesmas Parangloe, korban mengalami luka terbuka dari tusukan sebanyak tiga kali dan mengalami lubang pada bagian rusuk sebelah kiri, bagian dada (tulang klafikula ) dan pada bagian perut (usus terburai). Barang bukti berupa badik dan selembar baju kaos warna hitam, selembar celana jeans biru, sebuah sarung badik warna coklat serya satu unit sepeda motor merk Honda Revo biru Nopol DD 4637 AW diamankan,” jelas Mangatas Tambunan.

Kapolsek Parangloe, AKP Abd Majid menjelaskan, saat tiba di TKP, tersangka Adi sudah tidak ada lagi (melarikan diri). “Tersangka sudah berhasil kami amankan dan kini menjalani proses pemeriksaan,” tandas Abd Madjid. (saribulan)

Comments
Social Media Berita Kota
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota.

To Top