Sulselbar

Panwas Sebut Pilkades Enrekang Diwarnai Politik Uang

La Ode Arumahi

ENREKANG, BKM — Ketua Bawaslu Sulsel, La Ode Arumahi sebut hasil pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak di 55 desa diEnrekang yang digelar, Rabu (29/11/2017) diwarnai dengan praktik money politik dan beraroma legislatif.

Hal ini sebutkan La Ode Arumahi saat memberikan sambutanya pada rapat koordinasi stakeholder dalam rangaka pemilihan pemilihan gubernur (Pilgub) dan pemilihan bupati (Pilbup) di Hotel Sabindo Enrekang, Kamis (30/11/2017).

“Menurut cerita pak Suardi (Ketua Panwaskab Enrekang, hasil pilkades serentak Enrekang diwarnai dengan money politik,” kata La Ode Arumahi di depan puluhan anggota Panwascam Enrekang dan para stakeholder yang hadir.

Bahkan menurutnya, pilkades serentak yang baru-baru dilaksanakan itu beraroma legislatif. Karena beberapa kandidat calon desa di beckup oleh anggota dewan untuk kepentinagn pileg 2019 mendatang.

“Ternyata juga pilkades ini beroaroma legislatif karena ditunggangngi oleh anggota dewan,”cerita La Ode dengan meniru kata-kata Suardi.

Ia berharap agar tradisi politik uang tersebut yang terjadi di pelkades tidak sampai ke rana pilkda seretak 2018mendatang. Sebab penerima dan pemberi uang politik ini ketika terbukti itu sangat berat sangsi pidanya.

“Untuk itu kita berharap, tradisi ini tidak sampai kerana pilkada nanti,” harap La Ode.  (suherman karim)

Comments
Social Media Berita Kota
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota.

To Top