Politik

Pengamat Sebut Ada Tiga Keuntungan IYL-Cakka Maju Independen

Calon Gubernur IYL bersama Bahar Ngitung dan sejumlah akademisi ngopi bareng di salah Cafe di Makassar.

MAKASSAR, BKM — Majunya pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Ichsan Yasin Limpo dan Andi Mudzakkar menempuh jalur perseorangan di Pilgub Sulsel 2018 mendapat perhatian tersendiri dari kalangan akademisi di sejumlah kampus.

Setelah Ketua Dewan Pendidikan Sulsel Dr Adi Suryadi Culla yang memberi jempol atas terobosan IYL-Cakka, kini giliran akademisi Unhas, Dr Iqbal Sultan yang melayangkan pujian.

Menurut Iqbal, ada tiga hal yang menjadi modal IYL-Cakka maju lewat jalur independen. Pertama, Ichsan dinilai  punya visi politik yang sangat baik.

“Mengapa? Dia sudah bisa melihat potensi partai tidak begitu menjanjikan. Karena salah satu partainya pengusungnya berpolemik. Kalau begitu, Ichsan bisa gugur di pencalonan,” ulas Guru Besar Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar ini, Jumat (1/12/2017).

Untuk itulah, lanjut Iqbal, IYL kemudian mengantisipasi dengan jalur independen itu. Ichsan dapat mengorganisir pengumpulan dukungan KTP dengan sangat baik pula.

“Sehingga Ichsan akhirnya kan jadi mendaftar. Dan berdasarkan klarifikasi KPU Sulsel, dukungannya melaju ke tahap verifikasi,” papar Iqbal.

Kedua, menurut Iqbal, Ichsan punya perhitungan politik yang matang. Maju lewat jalur independen pasti sudah dipertimbangkan baik-baik.

“Jadi Ichsan sudah pasti tidak sekedar lewat independen. Itu karena say bilang tadi, visi politiknya sangat baik,” ulas Iqbal.

Ketiga, sambung Iqbal, yang paling penting adalah Ichsan basis suara riil. Karena prinsip pilkada adalah terpilih sesuai keinginan rakyat.

Berbeda dengan pemilihan legislatif, masyarakat memilih sesuai dengan kesukaannya terhadap partai.

“Ini yang paling penting. Yaitu dukungan pemilih. Kalau maju lewat parpol, belum tentu sesuai dengan keinginan rakyat. Karena parpol sekarang ini adalah representasi elit saja,” kata Iqbal menekankan.

“Jadi ini (maju lewat jalur independen) bukti bahwa figur Ichsan itu punya banyak pemilih,” pungkasnya. (Rif)

Comments
Social Media Berita Kota
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota.

To Top