Berita

Bupati Barru Belajar Pengembangan Sapi Di New Zaeland

Gubernur SYL bersama Dubes RI untuk New Zealand Tantowi Yahya dan Bupati Barru Suardi Saleh Saat acara jamuan makan malam di Rumah Jabatan Kedubes RI di New Zealand.

AUCLAND, BKM — Bupati Barru Suardi Saleh mendampingi Gubernur Sulsel Syahrul YL untuk belajar pengembangan ternak sapi selama dua hari di New Zealand (Selandia Baru) di akhir November 2017.

Bupati Barru Suardi Saleh mengungkapkan jika selama dua hari kunjungannya ke New Zealand mendampingi Gubernur Sulsel, ada beberapa hal yang kami informasikan dalam kunjungan ke Auckland City, sebagai salah satu kota penting di Negara Selandia Baru yang berbasis peternakan.

Pada hari pertama saat mengunjungi sebuah peternakan besar yang mengembangbiakkan sapi unggul dengan lokasi berjarak sekitar 200 KM dari kota Auckland.

“Ditempat peternakan ini kami banyak berdiskusi soal pengembangbiakkan ternak sapi dilanjutkan peninjauan ke kandang dan lapangan,” kata Suardi.

Dipilihnya jabupaten Barru, kata Suardi saat mendampingi SYL, memiliki alasan bahwa daerah ini merupakan wilayah potensial untuk pengembangan ternak sapi.

“Apalagi daerah kita sudah ditunjuk sebagai kawasan/ pusat pemurnian sapi bali di Sulawesi Selatan (meskipun masih memerlukan penyempurnaan dan pengembangan),” ucapnya.

Mantan Kadis PU dan Kepala Bappeda Pinrang menambahkan, semua ini bertujuan untuk memproduksi Sapi Bali berkualitas dengan berstandar nasional Indonesia atau bersertifikat SNI.

Peternakan di Auckland – New Zealand sendiri mengembangkan sapi-sapi yang berkualitas unggul dengan hamparan peternakan yang sangat luas.

Tim ahli dari peternakan ini juga berpengalaman bekerjasama dengan negara lain antara lain Colombia dan Equador. Mereka menekankan pentingnya kemampuan adaptasi ternak dengan lingkungan dan Iklim sebagai cara mereka selalu mengawinkan sapi unggul mereka dengan sapi lokal.

Hal menarik dari kunjungan ini adalah, Gubernur Sulsel tertarik untuk mengembangkan ternak sapi unggul di Sulsel secara sekala besar dan kabupaten Barru ditunjuk untuk merealisasikan rencana tersebut.

“Gubernur meminta kami Pemerintah Kabupaten Barru untuk menyiapkan lahan seluas 200 hektar untuk pengembangan peternakan sapi tersebut, selain itu SYL juga menjanjikan akan memfasilitasi dengan investor untuk di kembangkan di Kabupaten Barru,” tambahnya.

Di hari kedua, lanjut Suardi, kami berkunjung ke salah satu Universitas ternama di kota Auckland New Zealand yaitu AUT University – Auckland.

Ditempat ini oleh pihak Universitas dan pemerintah Sulawesi Selatan melakukan Memorandum of Understanding (MoU).

Diantara point MoU tersebut adalah tentang kerjasama pengembangan peternakan di kedua wilayah, kerjasama tentang produksi udang, serta kerjasama dibidang pariwisata.

Melengkapi kunjungan kami, pihak tuan rumah tak lupa juga mengajak kami menikmati alunan musik gamelan di gedung Indonesian Center.

Pada sesi acara terakhir dilakukan MoU dengan Duta besar Indonesia untuk New Zealand Tantowi Yahya yang dilanjutkan dengan jamuan makan malam oleh Dubes.

Kami tentunya sangat mengapresiasi dan berterima kasih kepada Bapak Dubes dan semua pihak di New Zealand atas keterbukaan dan penerimaannya yang  luar biasa.

“Kami sangat berharap kerjasama ini nantinya akan memberi dampak signifikan terhadap kemajuan perkembangan peternakan di Kabupaten Barru dan semoga kunjungan ini memberi berkah yang berarti bagi Sulsel dan Kabupaten Barru khususnya,”  pungkas Suardi . (Udi)

Comments
Social Media Berita Kota
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota.

To Top