Berita

Gubernur Syahrul Lantik Dua Pejabat Malam-malam

Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo melantik Luthfi Natsir sebagai Kepala Inspektorat dan Sukarniaty Kondolele sebagai Kepala Dinas Dukcapil dan KB.

MAKASSAR, BKM — Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo melantik dua pejabat eselon II, Senin (4/12/2017) malam di Baruga Kr Pattingalloang, Rumah Jabatan Gubernur, Jalan Sungai Tangka.

Pejabat yang dilantik adalah Kepala Inspektorat Luthfie Natsir. Mantan Kepala Biro Hukum itu dilantik sebagai Kepala Disdukcapil dan KB.

Sementara posisi yang ditinggalkan Luthfi akan diisi oleh Kepala Biro Perekonomian Sukarniaty Kondolele.

Posisi yang ditinggalkan Sukarniaty rencananya akan dilelang dalam waktu dekat.

Sekretaris Provinsi Sulsel Abdul Latif menjelaskan pengisian posisi lowong itu dilakukan untuk memaksimalkan kerja-kerja organisasi perangkat daerah.

Proses pengisian dua posisi tersebut dilaksanakan sebelum Pemprov Sulsel membuka seleksi terbuka atau lelang jabatan yang akan di laksanakan pekan depan.

Khusus untuk posisi Kepala Inspektorat, Pemprov Sulsel membuka prosesi fit and proper test. Diikuti 11 pejabat eselon II lingkup Pemprov Sulsel.

Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo mengemukakan, pelantikan yang dilaksanakan menjadi momen penting untuk tetap menjaga kinerja Pemprov Sulsel tetap baik.

Dilaksanakan malam hari, kata Syahrul karena dua posisi tersebut merupakan jabatan sangat penting dan strategis yang harus segera diisi. Tidak bisa ditunda-tunda.

“Dua jabatan ini sangat penting dan strategis. Karena itulah kenapa malam dilakukan. Daripada ditunda-tunda. Apalagi ke depan agenda cukup padat, ” kata Syahrul.

Orang nomor satu Sulsel itu mengatakan, Kepala Inspektorat adalah jabatan sangat penting dan strategis. Tidak ada program yang bisa jalan tanpa pengawasan.

“Kalau mau lihat yang salah, maka kendorkan pengawasan, ” jelasnya.

Dia berharap Lutfi bisa bekerja maksimal untuk menampilkan citra dan kinerja Pemprov Sulsel yang lebih gemilang.

“Inspektorat menjadi pemegang kunci yang melegitimasi seluruh proses yang dijalankan, ” ungkapnya.

Sementara kepada Kepala Dinas Disdukcapil KB yang baru, Sukarniaty Kondolele, Gubernur mengingatkan, pengelolaan kependudukan merupakan pilar utama dalam proses pembangunan. Jika kependudukan bermasalah, maka negara dan daerah akan kehilangan pondasi.

Dia meminta kepala dinas baru bisa memaksimalkan perannya khususnya dalam pendataan kependudukan. Apalagi, Sulsel akan memasuki tahun politik 2018 mendatang.

“Saya berharap setelah dilantik, pejabat bersangkutan langsung kerja dan tancap gas untuk memaksimalkan kinerja, ” pungkas Syahrul.

Pelantikan dua pejabat tersebut dihadiri Wakil Gubernur Sulsel Agus Arifin Nu’mang, Sekretaris Provinsi Sulsel Abdul Latif, dan sejumlah kepala OPD lingkup Pemprov Sulsel. (rahma)

Comments
Social Media Berita Kota
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota.

To Top