Sulselbar

Jasad TKI asal Soppeng Tertahan di Irak, Bupati: Kita Siap Membantu

Alm.Muh Arsyad semasa hidupnya.

SOPPENG, BKM — Jasan seorang TKI asal kabupaten Soppeng, Sulsel hingga saat ini belum diketahui kapan dipulngkan ke Indonesia.

Kabarnya, jasad Muh Arsyad masih tertahan di Irak dan belum diketahui penyebab atau kendala, jasad almarhum untuk dipulangkan ke tanah kelahirannya.

Sejak kabar kematian suaminya, pada Selasa 21 Nopember 2017, Ida (30) warga Malaka Kecamatan Lalabata Soppeng kini masih shock berat. Ia terus dilanda kesediaan pasalnya jasad orang yang dicintai sampai saat ini belum tiba ditanah air

Ditemui dirumah orang tuanya, di Desa Timusu Kecamatan Liliriaja Soppeng, Senin (4/12/ 2017), kepada BKM, Ida menceritakan, bahwa almarhum suaminya untuk terakhir kali pulang di kampung setahun yang lalu dan kembali berlayar pada Januari tahun 2017.

Almarhum Muh Arsyad ketika terakhir pulang untuk pertama kali, barusan mengambil cuti cukup lama ada sekitar 6 bulan lebih baru kembali berlayar dan kapal tempat kerja mereka lebih banyak  berlabuh diluar negeri dibawah bendera PT Amas Samuder Jaya.

“Kabaranya, jasad suami saya masih tertahan di Irak,” ujarnya.

Almarhum Muh Arsyad meninggalkan seorang istri dan 3 orang anak yang sulung masih duduk di bangku sekolah menengah pertama dan bungsu masih berumur 3 tahun.

Pertama kali, Ia mendengar kabar kematian suaminya dari teman kerja almarhum. Almarhum meninggal karena sakit dan sempat dirawat di rumah sakit.

“Sempatji dirwat di rumah sakit sebelum meninggal. Saya berharap pemerintah bisa membantu memulangkan jasad almarhum,” tutur Ida.

Sementara itu Pemda Soppeng setelah mendengan informasi tersebut, langsung bergerak cepat. Bahkan Bupati Soppeng HA Kaswadi Razak saat itu juga langsung memerintahkan asisten III Kamaruddin untuk mencarikan solusi agar jasad almarhum secepatnya dapat dibawa pulang ke Soppeng.

Bupati Kaswadi memerintahkan Asisten III segera melakukan kordinasi dengan kementerian luar negeri. Bupati juga meminta tanggung jawab pihak perusahaan dimana almarhum bekerja, agar secepatnya bisa mengurus kepulangan jasad almarhum.

“Pasti kita bantu, saya sudah perintahkan Pak Asisten untuk berkoordinasi dengan kementerian luar negeri, dan meminta pihak perusahaan tempat almarhum bekerja untuk segera memulangkan jasad almarhum,” cetus Bupati. (firdaus)

Comments
Social Media Berita Kota
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota.

To Top