Sulselbar

Wabup Soppeng Sambangi Rumah Duka Muh Arsyad di Desa Timusu

SOPPENG, BKM — Wakil Bupati Soppeng, Supriansa menyambangi rumah duka almarhum Muh Arsyad yang meninggal di Irak, di Dusun Lebbae, Desa Timusu Kecamatan Liliriaja, Soppeng, Rabu (6/12/2017).

Kehadiran Wabup Supriansa di rumah duka disambut keluarga almarhum, Istri almarhum Muh Arsyad dan anak-anaknya, serta keluarga dan warga masyarakat setempat.

Supriansa melayat dan mengucapkan turut berduka cita atas meninggalnya Muh Arsyad yang meninggal dunia di Irak, beberapa waktu lalu. Pada kesempatan itu, Wabup Supriansa menyemangati keluarga korban.

“Atas nama keluarga dan Pemerintah Kabupaten Soppeng turut berduka cita atas meninggalnya almarhum,” ucap Supriansa.

“Mari kita doakan, segala kesalahan almarhumah diampuni, amal kebaikannya diterima dan ditempatkan di tempat yang sebaik-baiknya di sisi Allah SWT. Serta, keluarga yang ditinggalkan, semoga tabah, sabar dan ikhlas menerima cobaan ini,” ujarnya.

Dikatakan Supriansa, Pemkab Soppeng telah berupaya untuk segera memulangkan jasad almarhum ke kampung halaman melalui Kementerian Luar Negeri. Saat ini sementara dalam pengurusan.

“InsyaAllah dalam waktu dekat, jasad almarhum tiba di kampung. Sabarki dii..,” cetus Supriansa menyangati keluarga korban.

“Saya juga baru tahu dari medsos. Begitu saya tahu, saya langsung telepon jubir Jusuf Kalla, Kedubes Indonesia di Irak. Kebetulan Dirjen di Imigrasi itu adalah teman saya, dab minta tolong dibantu proses pemulangan jasad almarhum ke Soppeng,” kata Supri.

“Mari kita doakan, segala kesalahan almarhumah diampuni, amal kebaikannya diterima dan ditempatkan di tempat yang sebaik-baiknya di sisi Allah SWT. Serta, keluarga yang ditinggalkan, semoga tabah, sabar dan ikhlas menerima cobaan ini,” ucapnya.

Sementara istri almarhum, Ida kepada Wabup menceritakan kisah suaminya yang meninggal di Irak. Bahwa suaminya berlayar sejak Januari 2017. Sebelum meninggal, kata Ida, suaminya sempat menitip pesan kepadanya, untuk membawa anak-anaknya berlibur dan merayakan pergantuan tahun di Jakarta.

“Pesan terakhirnya, kami sekeluarga mau diajak tahun baru di Jakarta,” kata Ida mengisahkan.

Dikatakan Ida, bahwa masa kontrak almarhum di perusahaan tempatnya bekerja hingga Oktober 2017.

“Karena ingin menyusaikan waktu libur anaknya pada bulan Desember, maka masa kontraknya minta diperpanjang sampai pada bulan Desember tahun ini. Dan itu sudah disampaikan ke saya, untuk ditunggu di Jakarta usai ujian anak sekolah bulan ini, tuturnya. (firdaus)

Comments
Social Media Berita Kota
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota.

To Top