Sulselbar

Karena Persoalan Jabatan Dewan, Pengesahan APBD Takalar 2018 Molor

RAPAT-Anggota DPRD Takalar saat menggelar rapat paripurna belum lama ini.

 

TAKALAR, BKM–Hanya karena persoalan jabatan alat kelengkapan dewan, rapat pengesahan APBD Takalar 2018 yang sejatinya digelar beberapa hari lalu terpaksa molor. Kondisi ini membuat pimpinan DPRD Takalar kecewa.

“Gaji anggota dewan sudah naik dua kali lipat, tetapi tanggung jawab moral dan moril kita sebagai wakil rakyat saat ini dipertanyakan oleh masyarakat. Hanya karena kisruh alat kelengkapan dewan yang merupakan persoalan internal membuat pengesahan APBD kita terbengkalai,” tegas Wakil Ketua DPRD Takalar, H Muhammad Idris Leo, Kamis (7/12).

H Muhammad Idris Leo berharap, eksistensi sebagai anggota DPRD harus dipertaruhkan untuk kepentingan 286.000 jiwa penduduk Kabupaten Takalar. Menurut legislator PKPI, ada tiga tugas utama yang telah disematkan di pundak para anggota dewan, yakni legislasi, pengawasan dan penganggaran.

“Polemik alat kelengkapan dewan dihentikan, dimana polemik.ini tidak ada korelasinya dengan pengesahan APBD yang menyangkut persoalan hidup 286.000 jiwa masyarakat Takalar. Kesampingkanlah dulu soal jabatan. Mari kita bekerja secara bersama sama untuk rakyat Takalar tanpa bingkai perpecahan,” harap Idris. (ari irawan)

Comments
Social Media Berita Kota
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota.

To Top