Gojentakmapan

Polisi Selidiki Motif Perseteruan Warga Lembangloe

Para warga dimediasi petugas kepolisian untuk tidak.mudah terpancing kondisi pasca peristiwa penganiayaan korban.

GOWA, BKM — Beruntung nyawa lelaki SDS (45) maupun PDG (57) dan LD (55) masih dilindungi sang pencipta setelah ketiganya menjadi korban perseteruan yang berakhir saling tebas parang, Rabu (6/12) malam di Desa Lembang Loe, Kecamatan Biringbulu, Kabupaten Gowa. Ketiganya luka memar di badan bahkan ada yang luka karena tebasan parang namun tidak terlalu parah. Kini masalah tersebut ditangani pihak Kepolisian.

Kasubag Humas Polres Gowa, AKP Mangatas Tambunan, Kamis (7/12) mengatakan para pihak yang berseteru telah menjalani pemeriksaan pihak penyidik untuk pengembangan lebih lanjut.

Kapolres Gowa, AKBP Shinto Silitonga pun langsung ke TKP didampingi Kasat Intelkam, AKP Surahman dan Kapolsek Biringbulu, AKP Madenanri. Di lokasi, kapolres langsung melakukan pendekatan persuasif kepada masyarakat khususnya keluarga dua pihak (pihak korban dan pelaku).

Di hadapan masyarakat, kapolres yang baru dua hari bertugas di Gowa ini, menjelaskan bahwa kejadian tersebut murni tindak pidana penganiayaan dan sama sekali tidak dilatar belakangi oleh kepentingan politik seperti yang berhembus sebelumnya.

“Ini murni tindak pidana, tidak ada hal lain. karena itu saya imbau agar masyarakat jangan mudah terprovokasi apapun terkait kasus ini. Buktinya juga sama sekali tidak ada ketegangan di lokasi pasca kejadian,” kata Shinto.

Kapolres AKBP Shinto berharap agar masyarakat tidak terpengaruh dengan kabar miring dibalik kasus tersebut. Imbauan ini, kata kapolres, untuk menciptakan suasana yang kondusif di Kabupaten Gowa.(saribulan)

Comments
Social Media Berita Kota
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota.

To Top