Gojentakmapan

Tim Verifikasi P3A Tinjau Fasum Peduli Kepentingan Anak dan Disabilitas

Tim verifikasi P3A Sulsel meninjau sejumlah sarana yang berkenaan dengan Kabupaten Layak Anak di Gowa.

GOWA, BKM — Tim Verifikasi Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A) Provinsi Sulsel memyambangi Kabupaten Gowa.

Peninjauan dan pemeriksaan sejumlah sarana fasilitas umum pemerintahan di Gowa itu dilakukan dua hari, 6-7 Desember 2017.

Dalam kunjungan yang dipimpin Ema Husain yang juga seorang aktivis perempuan sekaligus tim verifikasi ini dominan fokus memperhatikan sarana dan prasarana fasilitas umum yang disiapkan pemerintah yang penggunaannya memperhatikan kepentingan anak dan penyandang disabilitas.

Ema Husain di sela peninjauan yang didampingi anggota tim masing-masing Rosdiana Azis (penilai yang membidangi PUG), Makmur (penilai yang membidangi  KLA), Suci Margani mewakili Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Sulsel mengatakan, tujuan dari kunjungannya ini untuk mengevaluasi dinas terkait yakni Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dalam menjalankan tupoksinya.

“Yang kita evaluasi disini antara lain integrasi dinas ini dengan SKPD lain dalam rangka mendorong Pengarus Utamaan Gender (PUG) dan bagaimana P2TP2A dijabarkan serta bagaimana penanganan kekerasan terhadap perempuan dan anak khususnya kesiapan Gowa sebagai Kabupaten Layak Anak (KLA),” terang Ema Husain.

Dalam aktivitas kunjungannya di Gowa yang didampingi Nurliah Ruma, Korkot Kotaku ini, tim verifikasi P3A ini  selain memeriksa dan mengevaluasi administrasi serta regulasi-regulasi yang ada di Gowa, juga mengevaluasi hal yang berkenaan dengan penganggaran dari program-program KLA serta PUG.

“Tim juga mengunjungi sekolah-sekolah seperti TK /Paud  Melati, SD Inpres Lambengi dan RSUD  Syekh Yusuf, Puskesmas Pallangga untuk melihat seberapa besar perhatian pihak penyedian fasum itu seperti rumah sakit dalam memperhatikan kepentingan anak dan penyandang disabilitas,” kata Nurliah Ruma.

Ditambahkan Nurliah Ruma, tim P3A juga mengunjungi kawasan yang dibina Kotaku yang selama ini sebagai kegiatan integrasi yang didalamnya memperhatikan lingkungan ramah anak, pengelolaan bank sampah serta pelaksanaan praktek nilai-nilai jujur lewat pengelolaan iuran warga dalam kelompok pemanfaat dan pemelihara yang disebut KPP Yang akan memelihara keberlanjutan program yang ada.

“Ini semua bagian dari kegiatan inovasi warga,” jelasnya. (saribulan)

Comments
Social Media Berita Kota
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota.

To Top