Kriminal

Oknum TNI Dikeroyok Empat Warga

Korban pengeroyokan di sekitar Kafe Laut Biru saat dibesuk Kapolres Barru, AKBP Burhaman di RSUD Barru.

BARRU, BKM–Empat pemuda mengeroyok oknum anggota TNI, Kopda R (33) di perbatasan Barru-Pangkep, tepatnya di Tanjung Butung, Desa Lasitae Kecamatan Tanete Rilau, Barru, Jum’at (5/1).
Korban dianiaya pemilik Cafe Laut Biru, Karno (38) bersama tiga rekannya. Akibat dianiaya, Kopda R menderita luka robek di bagian dagu, rahang bawah patah dan luka robek pada kepala.

Para pelaku saat melakukan pengeroyokan diduga menggunakan balok kayu. Korban dilarikan ke RSUD Barru dan selanjutnya dirujuk ke RS Bhayangkara Makassar.

Ihwal kejadian bermula ketika, korban datang ke Cafe Laut Biru di Kecamatan Mandalle, Pangkep bersama seorang rekannya, untuk minum bir. Usai minum, Kopda R ditagih pelayan Kafe untuk membayar harga minuman senilai Rp 600 ribu. Hanya saja ketika ditagih, korban marah lalu mengeluarkan sebilah badik dan minta dipertemukan pemilik Kafe bernama Karno.

Rumah tersangka yang bersebelahan dengan kafe itu kemudian didatangi korban yang sempat berteriak dan menendang pintu. Karno yang tidak terima sikap korban melakukan pengejaran terhadap R dan bersama rekannya melakukan pengejaran serta pengeroyokan.

Dandim 1405 Mallusetasi Letkol TNI Hamzah Ady yang dihubungi via handphone membenarkan jika ada anggotanya yang dianiaya. Hanya saja dia meminta untuk tidak dibesar-besarkan. Malah Dandim meminta untuk berkoordinasi dengan Kapolres Barru.
“Meski informasi ini sudah beredar dimedsos. Tetapi kami berharap tidak usah dibesar-besarkan lagi,” ujar Hamzah.

Terpisah, Kapolres Barru AKBP Burhaman yang dihubungi menyatakan pihaknya mengamankan dua dari empat tersangka penganiayaan. Idham (sepupu Karno) dan Sahribulan (Istri) sudah kami amankan. “Sementara Karno masih dalam pengejaran Tim Polres Barru,” ujar Burhaman. Dari pantauan BKM, di Kafe Laut Biru, Sabtu (6/1) tampak masih dijaga aparat kepolisian. (udi)

Comments
Social Media Berita Kota
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota.

To Top