Gojentakmapan

Begini Cara Kapolsek Tinggimoncong Mediasi Pemagaran Ruang Kelas SDN 1 Jonjo

Suasana jajaran Polsek Tinggimoncong dalam memediasi kasus penyegelan sekolah SD 1 Jonjo.

 

GOWA, BKM — Gegara lahan sekolah diklaim sebagai hak milik, seorang warga kampung Jonjo, Kecamatan Parigi, Kabupaten Gowa bernama Amin (40) nekat menutup tiga ruang kelas SDN 1 Jonjo. Aksi menutup ruang kelas ini terjadi beberapa waktu lalu.

Praktis karena ulah tersebut, membuat proses belajar mengajar untuk tiga ruang kelas di SD itu terpaksa terhambat.

Melihat kondisi yang bisa menghambat aktivitas para murid SDN 1 Jonjo tersebut, akhirnya Kapolsek Tinggimoncong, Iptu Rusdi R Tata bersama Waka Polsek, Kanit Binmas, Kanit Provost, Bhabinkamtibmas Desa Jonjo, mendatangi lokasi pemagaran tiga ruangan di SDN 1 Jonjo tersebut.

Dalam kasus ini, Amin mengklaim bahwa tiga ruangan yang saat ini digunakan pihak sekolah SDN 1 adalah lokasi miliknya dengan berdasarkan Rincik, pemagaran tersebut telah dilakukan Amin sebanyak empat kali berawal pada 14 September 2017.

“Sekolah tersebut sudah empat kali disegel, pembukaan pertama dilakukan 8 Desember 2018. Pemagaran kembali dilakukan warga bersangkutan pada 10 Desember 2017, kata kapolsek seraya mengatakan terkait soal pemagaran itu, pihaknya telah mengambil langkah-langkah penanganan di lokasi sekolah sambil berkoordinasi ke pihak sekolah, Dinas Pendidikan dan Camat Parigi.

Salah satu tindakan persuasif yang dilakukan Polsek adalah melakukan tatap muka dengan para guru dan staf pengajar. agar tetap menjaga toleransi. Bahkan pihaknya juga kata kapolsek, melakukan pendekatan dengan oknum warga pengklaim lahan.

“Kami mengimbau baik para guru dan siswa serta pihak warga bersangkutan agar senantiasa ikut berperan aktif dalam menjaga situasi Kamtibmas, mengingat saat ini, tahapan Pilgub Sulsel telah berjalan. Kami juga menegaskan agar pihak-pihak yang terlibat dalam masalah ini, menyerahkan penyelesaiannya kepada pihak Kepolisian serta meminta untuk tidak mengambil tindakan main hakim sendiri.(saribulan)

Comments
Social Media Berita Kota
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota.

To Top