Berita

Sambangi Bawaslu, NH Dukung Pengawasan Pilkada Demokratis

Cagub Sulsel, HAM Nurdin Halid bersama Ketua Bawaslu Sulsel, Arumahi di Kantor Bawaslu Sulsel.

MAKASSAR, BKM — Calon gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Halid (NH) menyambangi kantor Bawaslu Provinsi Sulawesi Selatan. NH berdiskusi banyak soal peraturan pemilu, regulasi kampanye, sejumlah polemik dan potensi pelanggaran.

Kedatangan NH ke markas organisasi pengawas pemilu Kamis, (11/2017) ini langsung diterima Ketua Bawaslu Sulsel, La Ode Arumahi dan Anggota Bawaslu Provinsi Sulawesi Selatan) (Koorinator divisi Hukum, Penindakan dan Penyelesaian Sengketa), Azry Yusuf.

Bawaslu mengapresiasi inisiatif NH yang bertanya ke penyelenggara soal regulasi pemilu dan dinamikanya.

“Saya ingin mengucapkan selamat datang dan kami sangat berterima kasih dengan apa yang disampaikan bapak nurdin halid,” ucap Azry.

Azry menegaskan Bawaslu membutuhkan partisipsi aktif dari semua kalangan untuk mengawasi jalannya pemilu. Bawaslu juga mewanti-wanti setiap landidat agar berkompetisi dengan sehat.

“Kami Bawalsu Sulsel dengan fungsi pencegahan. Kami siap diberi masukan dalam rangka pengawasan. Bahwa ada beberapa ada norma hukum yang berpotensi menjatuhkan lawan politik. Supaya dari sekarang dihindari,” ucapnya.

Azry mengakui sejauh ini Bawaslu sudah mulai mengawasi sejumlah pelaksaan proses sosialisasi kandidat dan pelanggaran di sejumlah wilayah seperti keterlibatan ASN di Kabupaten Bantaeng.

“Untuk beberapa kasus kami sangat mengharapkan partisipasi masyarakat berupa gejala pelanggaran. Seperti di Bantaeng kita tindak. Kami diminta Kemenpan untuk memberikan analisisnya,” jelas Azry.

Sementara, NH menegaskan kedatangannya sebagai salah satu calon peserta Pemilu Gubernur 2018 yang ingin berpartisipasi aktif melaksanakan pemilu dengan damai dan sportif.

“Terima kasih atas penerimaan kami. Kami terus terang selalu proaktif untuk berkonsultasi dengan penyelenggara, pengawas. Kami datang dengan niat baik ke Bawaslu. Ingin bertanya apa yang boleh dan tidak boleh. Ini tujuan saya untuk menciptakan tujuan pemilu yang baik dan berkualitas,” kata NH menegaskan maksud kedatangnnya.

Kedatangan Ketua Dewan Koperasi Indonesia itu untuk berdiskusi diapresiasi Bawaslu. Sejumlah pertanyaan diajukan tim NH-Aziz dari perihal regulasi terlibatnya ASN atau PNS, di sejumlah wilayah di Sulsel hingga penegakkan hukum pelanggaran politik uang dan identitas di Pilkada.

“Yang dikawal pertama adalah netralitas daripada penyelenggara negara integritas dari seluruh aparat. Yang kedua, Panwaslu money politic dan politik identitas. Kalau tiga hal ini bisa dikawal dengan baik. Insyaallah Pilkada akan berlangsung dengan damai,” pungkas NH. (**)

Comments
Social Media Berita Kota
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota.

To Top