Berita

2018 Jatah Rastra Soppeng Di Kurangi, Ini Sebabnya…

Staf Dinsos Kabupaten Soppeng melakukan pencatatan penerima manfaat beras sejahtera (Rastra).

SOPPENG, BKM — Jatah beras sejahtera (rastra) untuk keluarga penerima manfaat (KPM) di Kabupaten Soppeng berkurang dari 15 kilogram (Kg) menjadi 10 kg untuk masing-masing penerima.

Penurunan itu menyusul diterbitkannya aturan baru oleh Kementerian Sosial tentang rastra tahun 2018.

Kepala Dinas Sosial Soppeng, H Nurdin mengatakan, pengurangan volume jatah rastra disebabkan pengaruh naiknya hanya jual beras.

Ia menyebutkan, secara jumlah menurun dibandingkan tahun 2017. Namun, penerima rastra tahun 2018 mendatang tidak dibebankan biaya sepeserpun alias gratis.

“Tidak untuk di Soppeng saja. Tapi berlaku untuk seluruh Indonesia,” terang H Nurdin.

“Iya. Tahun ini volume jatah rastra akan dikurangi, dari 15 Kg menjadi 10 Kg. Ada pengurangan 5 Kg. Itu disebabakan tingginya harga beras saat ini,” cetusnya.

Nurdin menjelaskan, alasan dikuranginya jatah penerima rastra merupakan kebijakan pemerintah yang dalam hal ini Kementerian Sosial.

“Kemungkinan ini soal anggaran dan konversi juga. Dari sebelumnya membayar Rp1.600 untuk 15 kilogram, sekarang gratis untuk 10 kilogramnya dan kemungkinan tidak soal gratisnya, maka jatah beras rastra jadi turun,” ucapnya. (firdaus)

Comments
Social Media Berita Kota
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota.

To Top