Gojentakmapan

Jalan di Parigi Tertutup Longsor, BPBD: Waspada Cuaca Ekstrim

Kondisi jalan dusun di Desa Bilanrengi, Kecamatan Parigi, Kabupaten Gowa yang tertutup material longsor.

GOWA, BKM — Hujan yang mengguyur beberapa hari ini mengakibatkan longsor di Dusun Tonrokombang, Desa Bilanrengi, Kecamatan Parigi, Kabupaten Gowa, Jumat (12/1/2018) siang.

Akibatnya tanah longsor dari daerah kemiringan langsung menutup akses jalan dusun, sekira 40 meter panjang hamparan material longsor menutupi jalanan tersebut.

Longsor kecil yang terjadi ini wilayah Parigi ini akibat curah hujan yang terjadi beberapa hari ini mulai pagi hingga malam.

Tertutupnya akses jalan ini membuat masyarakat Bilanrengi bersama jajaran personil Polsek Tinggimoncong melakukan upaya pembersihan ala kadarnya dengan menyingkirkan bebatuan yang bertebaran di jalan.

Kanit Binmas Polsek Tinggimoncong, Iptu Sulaiman yang datang memantau material longsor yang menimbun jalan penghubung utama Desa Bilanrengi ke Desa Sicini ini mengatakan, ketinggian sumber longsor mencapai 100 meter.

“Longsor ini membuat sepanjang 40 meter badan jalan tertutupi material, padahal jalan ini adalah poros utama menuju desa seberang. Kami juga mengimbau masyarakat untuk sementara tidak berada di sekitaran lokasi longsor karena hingga saat ini masih sering terjadi longsor susulan meski buangannya kecil-kecilan apalagi permukiman warga di sekitar sini berjarak 150 meter saja,” kata Iptu Sulaiman.

Sementara itu, pemerintah Desa Bilanrengi sudah berkoordinasi dengan pihak Dinas PU Kabupaten dan pihak posko siaga bencana di tingkat kecamatan dan kabupaten untuk penanganan dan antisipasi lebih lanjut.

Terpisah, Kepala BPBD Gowa, Ikhsan Parawansa menyampaikan agar masyarakat di daerah rawan longaor untuk berhati-hati dan tanggap menghadapi cuaca yang akhir-akhir ini mulai ekstrem.

“Kami tetap berkoordinasi dengan instansi terkait seperti BMKG, BNPB dan aparat lainnya khususnya aparat pemerintah yang wilayahnya sebagian besar daerahnya dataran tinggi yang berpotensi terjadi longsor. Jika ini terjadi segera melaporkan kepada kami (BPBD) dan melaporkan segera ke posko di kecamatan setempat juga melaporkan ke posko penangulangan yang ada,” kata Ikhsan.

Ikhsan juga mengimbau agar masyarakat yang bermukim di area kemiringan di atas 30 derajat agar senantiasa waspada menghadapi puncak musim penghujan.

“Waspadalah, jangan abaikan kearifan lokal dengan membaca tanda-tanda alam,” tandasnya. (saribulan)

Comments
Social Media Berita Kota
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota.

To Top