Gojentakmapan

Bocah Ini Ngamuk Usai Konsumsi Permen Kaki

Syamsuddin, yang kerap tiba-tiba mengamuk itu saat berada di IGD RSUD Syekh Yusuf.

GOWA, BKM — Orangtua diminta waspada dan memperhatikan anak-anaknya. Seorang murid SD di wilayah Sungguminasa, Kabupaten Gowa membuat heran kedua orangtuanya sebab tiba-tiba mengamuk tanpa sebab.

Anak itu berinisial SY berusia 12 tahun. Karena mengamuk tanpa jelas penyebabnya, akhirnya kedua orangtuanya membawanya ke RSUD Syekh Yusuf untuk diperiksa, Jumat (12/1) siang.

Setelah diperiksa ternyata SY ngaku beberpa hari lalu telah makan permen Kaki yang diberikan temannya di kawasan Jl Mangka Dg Bombong, Kelurahan Batangkaluku, Kecamatan Somba Opu.

Anak itupun diiyakini terkontaminasi zat mengandung senyawa kimia yang merangsangnya untuk beraksi di luar batas.

Hamisa Dg Baji, ibu SY yang ditemui di rumah sakit mengatakan, putranya itu mulai terlihat aneh sejak dua hari sebelum mengamuk hebat. Hamisa juga mengaku jika SY adalah anak asuhnya sebab selama ini SY dirawat dan dibesarkan di rumah Hamisa yang merupakan sebuah Panti Asuhan ‘Gowa Hira’yang terletak di Jl Matahari, Kelurahan Batangkaluku, Kecamatan Somba Opu.

“Semula dia bilang kakinya sakit, kemudian dia mengamuk. Saat kutanya, dia bilng sudahki makan permen yang dikasi sama temannya. Karena seringi mengamuk jadi kubawami ke rumah sakit,” kata Hamisah Dg Baji bersama suaminya, Arifuddin Tiro.

Menurut Arifuddin Tiro, SY sadar jika diajak bicara tapi kadang tiba-tiba ngamuk dan memukuli saudaranya yang ada di panti. “Bahkan diaji yang bilang kalau permen kaki itu dikasi sama temannya di Jl Mangka Dg Bombong cuma dia tidak mau beritahu siapa temannya itu,” kata Alimuddin Tiro.

Bocah kelas V SD ini menurut Alimuddin Tiro awalnya diduga kesurupan, sehingga orangtua asuhnya ini terpaksa mencarikan ustadz untuk dirukiah tapi kondisinya tetap saja tiba-tiba mengamuk.

Alimuddin Tiro yang juga sebagai Ketua Yayasan Sabar Mulia yang membawahi Panti Asuhan Gowa Hira menjelaskan, dia sudah membawa anak asuhnya keliling untuk dirukiah namun karena sudah kewalahan maka akhirnya Syamsuddin dibawa ke RSUD Syekh Yusuf untuk diagnosa medis.

Sementara itu, Humas RSUD Syekh Yusuf, Muh Taslim kepada media mengatakan, pihaknya belum bisa menyimpulkan secara medis penyebab anak tersebut mengamuk seperti orang keterbelakangan mental.

“Tapi dari gejala yang ada kami tetap mencurigai itu dari permen yang dikonsumsi atau yang lainnya. Tapi untuk memastikan apakah pengaruh permen atau yang lainnya, harus diperiksa kandungan darahnya lebih dulu,” kata Taslim. (saribulan)

 

Comments
Social Media Berita Kota
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota.

To Top