Kriminal

Keluarga Korban Pengeroyokan Sorot Kinerja Polres Takalar

Ardiyanto Radjab

 

TAKALAR, BKM–Keluarga H Abdul Rajab Hamzah Daeng Tulo warga Kecamatan Polongbangkeng Utara korban pengeroyokan warga Desa Pa’ rapunganta menilai kinerja jajaran Polres Takalar lamban, sehingga keluarga korban berencana melaporkan kasus pengeroyokan yang ke Propam Polda Sulsel.

“Seharusnya pelaku sudah dijemput paksa oleh polisi, karena sudah berkali kali dipanggil melalui surat resmi kepolisian, namun sampai saat ini pelaku masih berkeliaran,” kata Ardiyanto Radjab, Anak korban, Selasa (16/1)

Selain mempertanyakan lambannya pihak kepolisian menangani kasus tersebut, Ardiyanto Radjab meminta tim penyidik untuk melakukan penahanan terhadap pelaku yang menyebabkan orang tuanya mengalami sejumlah luka saat proses eksekusi berlangsung di Desa Pa’ rapunganta, 27 November 2017 lalu.

“Pun kalau sampai pekan ini pelaku tidak ditahan, kami akan menggandeng pengacara untuk melaporkan Polres Takalar kePropam Polda atas lambannya penanganan kasus pengeroyokan ini,” tukas Ardiyanto.

Sekadar diketahui, Kasus pengeroyokan yang dialami oleh H Abd Radjab Hamzah Daeng Tulo terjadi saat pelaksanaan eksekusi lahan miliknya di Desa Pa’ rapunganta, Kecamatan Polongbangkeng Utara yang telah di menangkannya di Mahkamah Agung, 27 November 2017 lalu. (ari irawan)

Comments
Social Media Berita Kota
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2018 Berita Kota.

To Top