Gojentakmapan

Kodim Gowa dan Perum Bulog Luncurkan Program ‘Sergap’

GOWA, BKM — Kodim 1409 Gowa kini punya program baru, bekerjasama dengan Perum Bulog Makassar. Program itu dinamai Sergap atau Serap Gabah Petani.

Terkait pelaksanaan program tersebut, pihak Perum Bulog Makassar dan Kodim 1409 Gowa melakukan rakor untuk memantapkan pelaksanaan program Sergap yang dilakukan di di Kantor Sarana Pemasaran (KSP) Bulog Gowa, di Manggarupi, Kelurahan Paccinongang, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa, Senin (11/2/2018).

Rakor yang dihadiri pihak Perum Bulog Makassar diwakili Kepala Sub Divre Wilayah VII Makassar, Abdul Mukti dan pihak Kodim 1409 Gowa, diwakili Kasdim, Mayor Arm Nurdin Rauf.

Kasdim 1409 Gowa, Mayor Arm Nurdin Rauf mengatakan, kegiatan ini dimaksudkan untuk menjalin mitra kerjasama antara Perum Bulog dengan Kodim 1409 Gowa.

“Untuk berbicara teknis pihak kami (Kodim) akan meminta peraturan atau kelayakan gabah ke pihak Bulog. Kita kan tidak tahu selama ini teknisnya seperti apa? kalaupun nantinya kita ragu-ragu kita panggilkan orang perum Bulog untuk melihat seperti apa standar kualitasnya, kalau bagus kita beli, tetap koordinasinya sama Bulog juga,” kata Mayor Arm Nurdin Rauf.

Dengan adanya program ini, tambah Mayor Arm Nurdin Rauf, Perum Bulog bersama dengan Kodim 1409 berharap seluruh petani di Gowa menjadi terbantu untuk mensuplai gabahnya.

Selain itu, dengan program ini diharapkan mampu mengoptimalkan jajaran Perum Bulog dalam penyerahan gabah dan beras semakin optimal.

Sementara itu, Kepala Sub Divre Wilayah VII Makassar, Abdul Mukti  menjelaskan bahwa mekanisme program Sergap ini diawali dengan surat pengadaan beras melalui Surat Perintah Kerja (SPK) yang diserahkan ke BRI. BRI dalam hal ini sebagai penyandang dana.

“Setelah mendapatkan dana yang dimaksud, Kodim mencari barang petani dalam hal ini gabah giling kering (GGK) dengan harga Rp 5.200 per Kg GGK, sedangkan gabah giling basah (GGB) dibeli seharga Rp 4.200 per Kg GGB, kemudian bekerjasama dengan penggiling. Setelah itu mereka serahkan ke Perum Bulog, Bulog beli dalam bentuk beras,” kata Abdul Mukti.

Dikatakan Abdul Mukti, berdasarkan ketetapan dari pusat, untuk gabah dengan kualitas medium dibeli seharga Rp 8.000 sedang kualitas premium seharga Rp 9.000.

“Selama ini Kodim membantu menyerap sebanyak-banyaknya gabah dari petani, target Gowa sendiri yaitu 5.000 ton pertahun,” kata Abdul Mukti. (saribulan)

Comments
Social Media Berita Kota
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2018 Berita Kota.

To Top