Berita

RSUD Salewangang Maros Raih Sertifikat Akreditasi Paripurna

MAROS, BKM — Manajemen Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Salewangang Maros menerima sertifikat piagam akreditasi Paripurna dari Komite Akreditasi Rumah Sakit (KARS) di Kantor KARS, Gedung Epicentrum Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (12/2/2018).

Sertifikat tersebut diserahkan Head of Research and Development KARS, dr. Nico A. Lumenta,K Nefro.MM, MH. Kes, dan diterima Plt. RSUD Salewangang Maros, dr. Maryam Haba didampingi beberapa pejabat RSUD, dan disaksikan Ketua DPRD Maros, H.A.S Chaidir Syam.

dr. Nico menyatakan, Akreditasi Paripurna ini telah diberikan pihak KARS untuk RSUD Salewangang Maros akhir 2017 lalu, murni berdasarkan hasil survey simulasi dari 15 tim Pokja KARS, dan ini menjadi modal berharga untuk pihak rumah sakit termasuk berfungsi sebagai persyaratan dalam memperpanjang izin operasional RSUD Salewangang yang berakhir Mei 2019 mendatang.

Sementara dr. Maryam Haba yang juga Kadis Kesehatan Maros mengatakan, akreditasi ini diraih setelah pihak manajemen melakukan berbagai persiapan, pembenahan dan perbaikan yang tidak instan.

Ia pun memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh unsur yang terlibat dalam proses akreditasi karena raihan prestasi ini bukan tanpa kendala dan tantangan.

Tapi melalui berbagai proses perbaikan-perbaikan serta dukungan dari unsur pemerintah kabupaten baik legislatif maupun eksekutif serta seluruh staf RSUD Salewangang mulai dokter, perawat maupun tenaga penunjang lainnya.

Adapun Ketua DPRD Maros, H.A.S Chaidir Syam berharap akreditasi ini menjadi media yang memotivasi dan menuntun untuk meningkatkan pelayanan ke arah yang lebih baik, karena komitmen dari seluruh unsur yang terlibat dalam proses pelayanan RS semakin kuat demi terciptanya layanan yang berkualitas.

Chaidir mengucapkan selamat atas prestasi itu dan berjanji pihak DPRD Maros bersama pemerintah akan terus melakukan evaluasi dan pengawasan terhadap pelayanan dan pemenuhan sarana dan prasarana kesehatan di RSUD tersebut. (Askari)

Comments
Social Media Berita Kota
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2018 Berita Kota.

To Top