Sulselbar

BBM Solar 20 Ton Diamankan Polisi

Mobil Pengangkut BBM solar Non Subsidi milik PT Multi Trading Pratama saat diamankan Polres Barru atas dugaan tanpa kepemilikan dokumen

BARRU, BKM– Mobil PT Multi Trading Pratama yang mengangkut solar 20 ton tujuan Kendari Sultra diduga tanpa dilengkapi dokumen lengkap. BBM solar ini diangkut dari Pelabuhan Garongkong sekitar pukul 18.00 wita, Senin (12/2), namun dalam perjalanan diamankan Polres Barru. Penyidik Reskrim masih memintai keterangan sopir dan kernek mobil tangki.

Bukan hanya sopir dan kernek, Hasan sebagai Kepala Terminal PT Multi Trading Pratama di Pelabuhan Garongkong, juga sedang menunggu giliran untuk dimintai keterangan.

Mobil milik PT Multi Trading Pratama ini diamankan ketika melintas dijalan poros Barru tidak jauh dari Pos Lantas 700 oleh Bripka Yumanto. Tangki berisikan BBM solar 20 ton ini langsung dicegat, setelah Petugas Lantas yang menerima laporan dari masyarakat bahwa ada mobil tangki yang akan melintas memuat BBM solar yang diduga tidak memiliki surat resmi. Bahkan nomor Polisi dari roda empat ini ditengarai tidak terdaftar.

Dari informasi yang dihimpun bahwa PT Multi Trading Pratama ini diduga membeli BBM melalui kapal langsung dari Singapura.

Perusahaan yang memiliki terminal penampungan BBM solar di Pelabuhan Garongkong ini tidak hanya mendistribusikan bahan bakar solar untuk industri. PT Multi Trading Pratama juga menerapkan pembayaran sewa setiap kapal yang bersandar. Tidak tanggung-tanggung biaya Sewa sandar kapal diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.

Kapolres Barru AKBP Burhaman yang dihubungi, Senin malam, membenarkan adanya BBM solar sebanyak 20 ton yang diamankan. “Kami sementara melakukan proses pemeriksaan kepada beberapa orang yang berhubungan dengan pengangkutan BBM solar ini, ” kata Burhaman.

Sementara itu Wakil Kepala Terminal PT Multi Trading Pratama, Bambang saat dimintai penjelasan tentang langkah Polres yang mengamankan mobil pengangkut BBM solar milik perusahaan ini, membantah jika solar yang diangkut tujuan Kendari itu tanpa dokumen. “Kami memiliki kelengkapan dokumen dari pihak Migas. Memang untuk kendaraan yang mengangkut 20 ton solar belum memiliki izin dari Migas, karena terbilang mobil baru . Tetapi Migas sendiri masih memberikan toleransi kepada perusahaan kita untuk memiliki kendaraan pengangkutan hingga 30 unit. Saat ini PT Multi Trading Pratama baru memiliki 23 unit kendaraan pengangkutan BBM solar,” jelas Bambang. (udi)

Comments
Social Media Berita Kota
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2018 Berita Kota.

To Top