Berita

Dispora Perpanjang 90 Hari Proyek Stadion Barombong

MAKASSAR, BKM — Penyelesaian pekerjaan proyek pembangunan, tribun penonton bagian selatan stadion Barombong, hingga kini masih belum rampung 100 persen. Padahal proyek tersebut harusnya rampung dikerjakan pada bulan Desember 2017 lalu.

Namun Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) memberikan toleransi perpanjangan, batas waktu pengerjaan proyek tersebut hingga 90 hari. Terhitung sejak 31 Desember 2017 lalu.

Lantaran pengerjaan proyek pembangunan tersebut tidak selesai sesuai target, waktu penyelesaian pekerjaan 120 hari seperti yang tertuang dalam kontrak kerja.

Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga, Sri Endang Sukarsih dikonfirmasi mengatakan, pihaknya telah mengabulkan permohonan perpanjangan 90 hari yang diajukan oleh pihak rekanan, berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) RI, untuk merampungkan pekerjaan stadion tersebut.

“Sejak Desember 2017 lalu, diperpanjang masa pekerjaan sampai 90 hari kedepan,” kata Sri Endang Sukarsih, Senin (12/2/2018).

Sri Endang mengaku, terkait molornya penyelesaian proyek pembangunan Stadion Barombong tersebut diakibatkan karena faktor cuaca.

Sejauh ini pihaknya sudah berupaya semaksimal mungkin, terkait molornya waktu pekerjaan itu. Tapi karena banyak faktor, termasuk faktor cuaca. Makanya proyek itu tidak berjalan sesuai dengan rencana.

“Kami sudah sepenuhnya menyerahkan pekerjaan ini pada kontraktor. Semoga kontraktornya bisa melesaikannya tepat waktu,” pungkasnya.

Namun bila merujuk pada pasal 93 ayat (1) Peraturan Presiden (Perpres) nomor 70 tahun 2012, terkait pemberian kesempatan menyelesaikan pekerjaan kepada penyedia barang/jasa, selama 50 hari.

Seharusnya pihak rekanan tidak diberikan perpanjangan atau kesempatan selama 90 hari untuk menyelesaikan pengerjaan proyek pembangunan tribun penonton bagian selatan Stadion Barombong.

Berdasarkan PMK nomor 243 tahun 2015, pasal 4 ayat (1), dengan syarat penyedia barang/jasa akan menyelesaikan seluruh pekerjaan setelelah diberikan kesempatan sampai 90 hari hari kelender, sejak berakhirnya masa pelaksaanan pekerjaan, sesuai dengan hasil penelitian yang dilakukan oleh Pejabat Pembuat Komitmen (PPK).

Menanggapi hal tersebut, Asisten bidang Intelijen (Asintel) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulsel, Marang selaku ketua Tim Pengawal Pengamanan Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D) Kejati Sulsel, menjelaskan

berdasarkan hasil pertimbangan dan rapat koordinasi TP4D dan pihak Dispora Sulsel, menyepakati untuk memberi kesempatan kepada pihak penyedia barang/jasa untuk menyelesaikan pengerjaan proyek tersebut, hingga 90 hari kelender.

Pemberian kesempatan terhadap rekanan tersebut, berdasarkan acuan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) nomor 243 tahun 2015.

“Ada perpanjangan 40 hari, kita berikan setelah diberikan perpanjangan pertama selama 50 hari,” pungkasnya.

Terkait penyelesaian proyek tersebut, Marang mengungkapkab, jika penyelesaian pekerjaan proyek pembangunan tribun penonton Stadion Barombong sudah di schedule batas waktu pengerjaannya.

Diketahui, baru-baru ini proyek pembangunan Stadion Barombong mendapat kucuran dana sebesar Rp95 miliar dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Sulsel.

Dimana, awal pembangunan stadion itu anggarannya dikucurkan dari APBN tahun 2011 sebesar Rp14,5 miliar untuk pengadaan lahan. Selanjutnya tahun 2012 dapat lagi sebesar Rp10,5 miliar.

Tahun 2013, anggaran APBN dari pemerintah pusat sempat terhenti dan ditutupi oleh APBD sebesar Rp3 miliar.

Tahun 2014, APBN untuk Stadion Barombong kembali mengucur sebesar Rp17, 3 miliar disokong dengan APBD sebesar Rp20 miliar.

Semetara melalui dana APBN yang sempat diterima stadion Barombong berjumlah Rp42,3 miliar untuk menutupi kekurangan anggaran, pemerintah provinsi kembali menganggarkan APBD tahun 2015 sebesar Rp25 miliar.

Namun lagi-lagi pada 2016 proyek itu mendapat anggaran sebesar Rp17 miliar dan tahun 2017 kembali dikucurkan Rp95 miliar.

Dengan demikian, total APBD yang dianggarkan pemprov untuk pembangunan Stadion Barombong selama 5 tahun sebesar Rp 160 miliar.

Sedangkan ditahun 2018, proyek pembangunan stadion Barombong, kembali menerima kucuran anggaran sekitar Rp63 miliar lebih. Untuk pengerjaan atap stadion dan areal parkir Stadion Barombong. (rahmat)

Comments
Social Media Berita Kota
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2018 Berita Kota.

To Top