Gojentakmapan

Ancam Polisi Pakai Badik, Iwan Gonrong Tewas Ditembak

GOWA, BKM — Berakhir sudah aksi kejatahan yang dilakukan Iwan Dg Tunru alias Iwan Gondrong (31).

Residivis kelas kakap ini tewas ditembak polisi saat proses penangkapan dirinya, Rabu (14/2/2018) pukul 01.30 Wita.

Iwan Gonrong yang tinggal menumpang di rumah pamannya di Mala’lang, Kelurahan Samata, Kecamatan Somba Opu ini dikenal sebagai penjahat kelas kakap, bahkan tercatat sebagai residivis dengan berbagai kasus kejahatan yang dilakoninya.

Dari rangkaian aksi kejahatannya, Iwan Gondrong juga masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

Saat Tim Anti Bandit Polres Gowa melakukan penangkapan pada Rabu dinihari itu, Iwan melawan polisi dan mencabut badik yang diselipkan di pinggangnya.

Badik yang dihunus itu diacungkan ke arah Bripka Akbar. Dan disaat terjepit dan dalam posisi bahaya, petugas ini pun lalu menembak Iwan Gondrong dan peluru panas itu bersarang tepat di bagian dada.

Seketika Iwan Gondrong yang memegang badik itupun tumbang dan tewas ditempat. Tersangka pun lalu dilarikan ke RSU Bhayangkara Makassar.

Saat digeledah, dari badan tersangka, petugas menemukan dua paket sabu dan perangkat alat hisap.

“Saat ini jazad tersangka masih berada di ruang Instalasi Kamar Mayat RS Bhayangkara,” kata Kapolres Gowa, AKBP Shinto Silitonga saat merilis kasus kejahatan tersangka di RSU Bhayangkari pukul 15.30 Wita sore tadi.

Dari tangan tersangka, polisi mengamankan barang bukti sebilah badik, tiga unit HP hasil curiann, dua sachet narkoba jenis sabu, satu batang kaca alat hisap sabu dan sat tas laptop merk Lenovo.

Menurut Kapolres Shinto, tersangka merupakan residivis dengan kasus curas dan curat, serta tiga kali menjalani pidana hasil ungkap Polsek Somba Opu pada 2011-2016 silam dengan putusan PN antara tiga bulan hingga satu tahun penjara.

“Tersangka merupakan anggota sindikat kejahatan jalanan pimpinan Ramli Dg Maro (35) yang  juga telah ditembak mati oleh Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Sulsel pada 18 Januari 2018 lalu,” jelas Kapolres.

“Tersangka juga merupakan anggota sindikat lainnya yang masih tercatat sebagai DPO Polres Gowa dan hingga kini masih dalam pengejaran yaitu SG (25), RD alias Ukli (35), ML (30), IN alias Gepeng (30) dan HR (28). Tersangka juga  adalah pengedar narkoba jenis shabu dan tersangka juga tercatat melakukan kejahatan jalanan lintas Gowa-Makassar,” jelasnya.

Dari seluruh aksi kejahatannya, tersangka ini melanggar Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan dan Pasal 363 KUHP tentng pencurian dengan pemberatan. (saribulan)

Comments
Social Media Berita Kota
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2018 Berita Kota.

To Top