Menentukan Lokasi Usaha

by cs_hardiayan
Menentukan Lokasi Usaha

1. Menentukan Lokasi Usaha

Mengacu pada poin #3 tentang survey, menentukan lokasi usaha sebaiknya pada tempat yang strategis dan cukup ramai dilalui orang. Lain halnya bila usaha yang dijalankan itu adalah usaha online yang tidak mengharuskan calon pembeli untuk datang ke lokasi.

Usaha yang membutuhkan pengunjung untuk datang membeli di tempat seharusnya berada pada tempat yang cukup strategis. Contohnya, bila target market usaha Anda adalah pelajar/ mahasiswa, maka tempat terbaik adalah di sekitar sekolah atau kampus.

2. Mempersiapkan Segala Kebutuhan

Merintis usaha baru ini perlu persiapan yang serius, karena tanpa ada persiapan sebuah usaha bisa berjalan tanpa arah dan gagal. Persiapan ini mencakup kesiapan produk, kesiapan alat, pemasaran, dan lain-lain. Selain itu, kesiapan dari diri sendiri juga harus diperhatikan karena Anda adalah orang yang menjadi aktor penting dalam menjalankan usaha tersebut, jika ingin buat toko, nama toko unik bisa dicari dulu di google.

3. Mulai Membuka Usaha

Ok, Anda telah melakukan semua poin di atas dan sudah siap untuk meluncurkan usaha Anda. Sekarang saatnya Anda mulai membuka usaha itu pada khalayak umum.

Ini biasa terjadi, tidak perlu langsung berkecil hati. Akan ada waktunya konsumen mulai datang dan yakin pada usaha Anda. Yang terpenting adalah Anda tidak menunda untuk membuka usaha, dan tidak langsung putus asa saat usaha sepi.

4. Menjadi Unik dalam Persaingan

Cara memulai usaha yang baik tidak hanya di saat mendirikannya, dan juga di saat menjalankannya. Salah satu cara menjalankan usaha yang baik adalah menjadi unik di tengah-tengah persaingan usaha.

Bisa saja jenis upayanya sama, namun usaha yang Anda jalankan harus terlihat unik dibandingkan dengan usaha sejenis. Untuk contoh, contohnya usaha berjualan bakso, banyak hal yang bisa membuat usaha bakso menjadi unik dan berbeda yaitu:

Membuat nama usaha yang unik, contohnya Bakso Granat mas Bowo
Menjaga kualitas rasa dan cara penyajian
Menjaga kebersihan di sekitar tempat usaha
Atau jika Anda berbisnis online shop, Anda bisa melakukan beberapa tips yang membuat online shop Anda menjadi unik, contohnya:

Menawarkan layanan gratis ongkir
Mengirim barang secepat mungkin
Menjaga kualitas komunikasi dengan konsumen
Dan lain-lain

5. Terus Memantau Pasar dan Belajar

Perkembangan pasar selalu berlangsung pada semua jenis usaha. Jika ingin tetap bertahan pada suatu usaha karena itu harus hukumnya untuk selalu memantau perubahan pasar.

Selain itu, beberapa pengusaha tetap harus ingin belajar mengikuti perubahan yang terjadi. Untuk contoh, jika jaman dulu belum ada pemasaran online karena itu para pebisnis zaman sekarang harus memiliki pandangan tentang dasar internet marketing agar bertahan dan maju.

6. Promosi Dengan cara Berkala

Apapun jenis usaha yang dirintis tentu membutuhkan pemasaran yang baik agar bisa sukses dan bertahan dalam persaingan. Cara promosi juga harus dipilih yang sesuai dengan jenis usaha, dimana sebelumnya mungkin perlu trial and error.

Jenis penjualan yang beragam belum pasti semuanya sesuai dengan semua jenis usaha. Untuk contoh, usaha herbal dari ABE yang sukses dengan pemasaran Multi level Marketing (MLM). Tentu saja sistem MLM ini belum pasti bisa diterapkan pada pemasaran produk teknologi, contohnya pemasaran smartphone.

7. Melatih Mentalitas Pebisnis

Mempunyai mental yang kuat adalah modal yang penting dalam memulai usaha dan bisa bertahan dalam persaingan. Semua jenis usaha pasti mengalami masa-masa sulit, hanya mereka yang bermental kuat yang dapat tetap bertahan di tengah persiangan.

Dan ketika Anda mencari informasi langkah memulai usaha baru, Anda harus bertanya dulu pada diri sendiri, apakah siap dengan tantangan yang akan dihadapi? Merintis usaha dari nol bukanlah perkara mudah, dibutuhkan pengorbanan uang, tenaga dan pikiran, dan waktu yang tidak sebentar. Proses pendaftaran merek mudah bersama Patendo.

You may also like