Panduan Perpanjangan Cek Merek HAKI Online

by cs_hardiayan
Panduan Perpanjangan Cek Merek HAKI Online

Selain pendaftaran merek, proses lain yang harus dimiliki pemilik usaha terkait aset adalah perpanjangan merek. Masa berlaku merek sendiri yakni 10 tahun, dimana pengajuan perpanjangan dapat dilakukan setidaknya enam bulan sebelum dan enam bulan setelah masa berlaku. Jika tidak, kepemilikan merek otomatis akan dicabut dan tidak lagi memiliki perlindungan hukum.

Proses perpanjangan terbilang mudah, tidak kompleks saat merek didaftarkan pertama kali ke Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (Djki). Artikel ini akan membantu Anda memahami perpanjangan cek merek HAKI online dengan panduan yang lengkap.

Perpanjangan Cek Merek HAKI Online

Sebelum mengajukan permohonan pendaftaran, pemilik usaha harus memenuhi persyaratan terlebih dulu sesuai ketentuan pemerintah. Berikut ini persyaratannya.

Ketentuan Perpanjangan Merek Online

  • Permohonan yang diajukan dengan aplikasi e-Filing Djki tidak mengalami perubahan baik itu data pemohon berupa pengalihan hak, perubahan alamat atau nama, pembatalan, penghapusan, kasus pengadilan atau perubahan lainnya selama masa penggunaan.
  • Periksa dan pastikan nomor yang diajukan lewat aplikasi telah sesuai dengan format nomor IDM yang berlaku. IDM + Sembilan digit angka adalah kode IDM dasar yang harus dimasukkan.
  • Menyediakan surat notifikasi perpanjangan yang bisa diunduh dengan menggunakan aplikasi e-Filing secara elektronik.

Membuka Halaman Website

Untuk langkah awal, berikut panduan membuka website:

  • Buka browser dan ketik alamat website http://efiling.dgip.go.id
  • Tekan Enter dan lanjutkan untuk login.
  • Berikutnya akan tampil kolom yang meminta mengisi nama pengguna serta sandi.
  • Isi user id dan password yang pernah terdaftar sebelumnya.
  • Website akan menampilkan halaman beranda aplikasi e-Filing.

Akses Perpanjangan Hak Merek

Berikutnya, dengan mengakses perpanjangan hak merek, ini adalah tahap utama dalam pengisian.

  • Pada halaman beranda, klik menu Pengajuan Pasca Permohonan.
  • Website akan menampilkan halaman berupa form pengisian dokumen perpanjangan.
  • Pada kolom jenis dokumen akan tampil:

a. Merek 01, yakni perpanjangan merek/merek kolektif untuk pemohon yang mengajukan enam bulan sebelum habis masa berlaku.
b. Merek 01, yakni perpanjangan waktu perlindungan merek kolektif (IDM) enam bulan setelah habis masa berlaku.

  • Selanjutnya pilihlah nomor permohonan dan isi pada kolom di bagian kanan dan pilih Tambah.
  • Format permohonan merupakan tipe merek (D/J/R/V/K) + Asal Permohonan + Tahun Permohonan + Nomor Urut.
  • Setelahnya, akan muncul kolom konfirmasi terkait data yang telah dimasukkan.
  • Pilih bagian Tambah Konsultan jika punya.
  • Unggah dokumen lampiran berbentuk PDF sebagai berikut:

a. Surat pernyataan penggunaan merek
b. Fotokopi sertifikat kepemilikan merek
c. Etiket atau gambar merek
• Pilih icon Validasi Dokumen di pokok kanan atas.
• Jika tak ada masalah, akan muncul kolom informasi validasi untuk pengiriman.
• Pilih icon Submit.
• Jika telah di-submit, halaman website akan kembali ke tampilan menu Pasca Permohonan.
• Pilih menu utama untuk memperlihatkan rincian permohonan. Status permohonan otomatis akan berubah dengan

Menunggu Pembayaran.

  • Dengan kode billing, lanjutkan pembayaran dengan SIMPONI dengan akses ATM, e-Banking, atau Teller yang terhubung dengan 78 bank.
  • Jika pembayaran selesai, status berubah dengan Siap Diterima di IPAS dan menerima konfirmasi nomor terkait dan nomor permohonan.
  • Proses persetujuan pada hari kerja setidaknya butuh waktu satu hari.
  • Jika sukses, nama pemohon akan muncul pada pokok kanan atas.
  • Pilih menu notifikasi dan akan menampilkan seluruh data pemohon termasuk status pengajuan.
  • Berikutnya, untuk mengunduh surat perpanjangan cukup pilih icon View Office Document.

Jika seluruh panduan perpanjangan cek merek HAKI online dilakukan dengan benar, maka surat perpanjangan merek akan muncul. Dalam prosesnya, perhatikan detail nomor serta waktu pengajuan karena bisa berdampak penolakan saat proses pemeriksaan oleh Djki.

You may also like