Tips Memberikan Pendidikan Seks pada Anak

by cs_hardiayan
Tips Memberikan Pendidikan Seks pada Anak

Sebagai orang tua ternyata mengenalkan pendidikan seks sejak dini sangat penting diterapkan pada anak.

Keamanan anak di segi seksusalitas sangat perlu dijadikan prioritas. pelecehan seksual terhadap anak sering kali terjadi justru di lingkungan terdekat.

Sangat miris, Banyak kasus justru pelaku pelecehan bisa jadi orangtua, saudara, tetangga, teman bermain anak, guru dan lain-lain.

Tentunya sebagai orang tua, fenomena seperti itu harus menjadi perhatian yang serius. Sebagai solusi utama adalah dengan memberikan perlindungan dan membentengin anak dari kekerasan seksual.

Caranya yakni dengan memberikan pendidikan seks sedini mungkin pada anak.

Kebanyakan orang tua merasa canggung saat membicarakan tentang seks dengan anak. Mungkin, para orang tua masih beranggapan bahwa seks adalah hal yang tabu untuk dibicarakan bersama anak.

Padahal, pada jaman sekarang dengan segala kemajuan teknologi dan informasinya, anak dengan sangat mudah mengakses segala hal tentang seks.

Yang dimaksud pendidikan seks yakni meliputi bagian anggota tubuh dan fungsinya, serta memahami tentang berharganya tubuh mereka sendiri.

Sehingga, anak dapat secara mandiri dapat melindungi anggota tubuhnya dari kemungkinan ancaman kekerasan seksual.

Tentu saja, para orang tua bertanggungjawab memberikan pengertian seks  yang tentunta berhubungan dengan norma sosial dan moral. Cara itu, anak-anak dapat mengaplikasikan perilaku seks yang sehat dan menanamkan pemikiran soal seks yang bertanggungjawab.

Pendidikan seks sejak dini merupakan hal krusial dalkam tumbuh kembang anak. Termasuk didalamnya menjawab pertanyaan anak secara jujur dengan pertimbangan usia anak ketika mengajukan pertanyaan seputar seks.

Bagi anak  berumur 2-3 tahun, mulailah dengan menjelaskan nama kelamin mereka dengan benar dan sesuai. Yakni, “penis” dan “vagina.” Karena, anak akan bingung jika kita memberitahu dengan nama lain.

Untuk anak usia 3-4 tahun, mereka akan bertanya darimanakh  bayi berasal. Sedangkan mereka belum mengetahui alat reproduksi secara detail, maka jawablah dengan sesedrhana mungkin sesuai dengan usia anak.

Contoh jawabanya sebagai berikut.

“Ibu punya rahim di dalam perut dan di rahim itulah hidup dan membesar hingga akhirnya bayi  lahirkan.”

Untuk anak 5- 6 tahun, mereka akan bertanya lewat pengetahuan secara gelobal tentang bagaimana bayi dibuat.

“ Bunda dan Ayah yang membuat kalian (Anak).”

Atau bisa dijawab dengan lebih detail.

“sel milik Ayah yaitu  sperma bertemu dengan bagian sel bunda yang bernama sel telur. dari pertemuan itulah terbentuk kamu (Anak) di dalam rahim Ibu.”

Kemudian pada anak usia 6-7 tahun, orang tua mulailah berikan anak pengertian dasar soal hubungan seks. Orang tua bisa mengatakan.

“Tuhan menciptakan tubuh lelaki dan perempuan untuk saling melengkapi seperti permainan puzzle.”

“Ketika penis dan vagina bertemu, sperma seperti kecebong, akan berenang melalui penis menuju ke sel telur.”

Tambahkan juga penjelesan mekikiran orang tua pada anak mengenai seks dan hubungan.

“Seks adalah salah satu cara orang dewasa untuk mengungkapkan perasaan cinta mereka satu sama lainnya.”

Saat anak berusia 8- 9 tahun, besar kemungkinan anak sudah tahu segala informasi lewat media dan teman. Pada usia ini anak sudah bisa menerima penjelasan dasar bermacam topik termasuk pemerkosaan.

“Pemerkosaan adalah ketika seseorang memaksa orang lainnya untuk melakukan hubungan seks dan itu adalah salah besar.”

Pada usia 9-11 tahun Perubahan terjadi, anak mulai memasuki masa puber. pada masa ini anak sudah siap untuk membicarakan seks dan topik terkait lainnya yang mereka lihat pada saat menonton, televisi atau media sosial.

Di umur 12 tahun, anak telah mampu merumuskan dengan pengertian mereka sendiri. orang tua dituntut lebih sering bertanya dan berdiskusi agar anak mendapat informasi yang benar dan sesuai bagi umur mereka.

Namun, orang tua jangan berlebihan dalam menjelaskan dan meluapkan kekhawatiran sebagai orang tua. Sebab kemungkinan besar kekhawatiran sebagai orang tua.

Orang tua harus sanggup meredam rasa khawatir yang berlebihan dengan terus mengalihkannya lewat berdoa.

Ada juga tips memberi Pendidikan sek secara dini yang dapat dilakukan orangtua. Berikut contoh seperti dikutip FOKUSJabar.id :

  1. perbanyaklah wattu kebersamaan dengan melakukan permainan menebak nama anggota tubuh.

Cara bermainnya sangat mudah, Bisa dilakukan secara  langsung atau bisa juga dibantu dengan alat peraga, seperti boneka atau gambar maupun ponsel.

  1. Buatlah kegiatan merawat anak diselangi proses pembelajaran yang efektif.Contohnya saat memandikan anak, orang tua bisa mengenalkan anggota tubuh anak, atau ketika menemani anak ke ke toilet, orangtua bisa mengenalkan alat kelamin anak dan cara bagaimana menjaga kebersihannya.
  2. Ketika anak sakit, orang tua bisa memberikan pengetahuan tentang cara merawat tubuh dan menghindari penyakit.
  3. Ajaklah anak menonton acara atau video edukatif seputar pengenalan seks dan pencegahannya. Ada banyak sekali video di Youtube dan jangan lupa untuk menemaninya saat menonton dan ajaklah berdiskusi.
  4. Berilah pengertian pada anak bahwa mereka sepenuhnya memiliki hak atas diri mereka sendiri dan wajib melindungi tubuh mereka yang berharga dari sentuhan orang lain yang mengancam keamanan mereka.

You may also like