Fungsi VLOOKUP pada MS Excel untuk Pengambilan Data dari Kolom

by Tigin Pesa
Fungsi VLOOKUP pada MS Excel untuk Pengambilan Data dari Kolom (career.uconn.edu)

Fungsi VLOOKUP pada MS Excel kerap digunakan untuk membantu dalam mencari informasi dengan mudah, terutama dalam pemrosesan data. Yang mana dengan fungsi Excel VLOOKUP, kita dapat menggabungkan informasi dari lebih 1 worksheet ke dalam satu sheet. Rumus Excel ini termasuk ke dalam salah satu fungsi dasar kategori lookup dan reference.

Mengenal Lebih Jauh Fungsi VLOOKUP pada MS Excel

Rumus pada MS Excel yaitu VLOOKUP merupakan rumus untuk mencari atau mengambil data dari kolom tertentu pada dalam tabel. Fungsi Excel ini mendukung perkiraan serta pencocokan yang tepat. Termasuk wildcard (*?) untuk kecocokan yang sebagian.

VLOOKUP juga merupakan bagian dari fungsi LOOKUP, HLOOKUP, INDEX, dan MATCH. Berguna dalam mencari data dalam sebuah nilai dari sekumpulan tabel. Nantinya jika nilai tersebut telah ditemukan, maka akan menampilkan nilai yang ada pada kolom lainnya dari tabel tersebut, berdasarkan pada urutan kolom (vertikal) yang dibutuhkan.

Fungsi VLOOKUP pada MS Excel dibuat untuk mengambil data dari tabel terorganisir lebar tegak lurus, sehingga pada setiap baris mewakili rekor baru. Huruf “V” pada rumus ini merupakan singkatan dari kata “vertical”.

Pada rumus ini juga meminta tabel lookup dengan nilai tabel di kolom paling kiri. Maka dari itu, untuk data yang ingin anda ambil dapat muncul dari dalam kolom apa saja ke sebelah kanan.

Syntax Penulisan Rumus Excel VLOOKUP

Anda bisa menggunakan VLOOKUP saat menemukan berbagai hal pada tabel atau rentang menurut baris. Untuk cara penulisan fungsi ini dengan =VLOOKUP(value,table,col_index,[range_lookup]). Penjelasan dari masing-masing syntax adalah sebagai berikut.

  • “value” merupakan nilai yang anda ingin cari pada kolom pertama di dalam tabel referensi. Dalam hal ini, bisa berupa angka, teks, tanggal, serta nilai tertentu. Baik itu ditulis secara langsung atau sebuah referensi sel. Namun bisa juga berupa nilai yang dihasilkan oleh rumus Excel lainnya.
  • “table” pada fungsi VLOOKUP pada MS Excel ini merupakan tabel dari nilai yang anda ingin ambil. Tabel ini bisa terdiri dari dua kolom atau lebih, dimana “value” tadi berada dalam kolom pertama pada tabel data ini.
  • “col_index” merupakan kolom dalam tabel dari nilai yang ingin anda ambil. Berisikan nomor urut yang akan diambil nilainya sesuai dengan nomor kolom pada tabel. Bila diisi dengan nilai kurang dari 1, maka akan menghasilkan ERROR #VALUE!. Sementara bila diisi dengan angka yang lebih besar dari jumlah kolom, maka akan muncul error#REFF!.
  • “range_lookup” ini anda isi dengan menggunakan nilai Boolean TRUE atau FALSE. Nilai logika dari TRUE dan FALSE ini sifatnya mencari. Pada nilai logika ini dipakai sebagai acuan untuk menentukan apakah VLOOKUP menemukan yang sama persis atau hanya mendekati. Untuk TRUE merupakan approximate match (default), sementara FALSE adalah exact match.

Dua Mode Pencocokan pada Rumus Excel VLOOKUP

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya bahwa VLOOKUP memiliki dua mode pencocokan, yaitu tepat dan perkiraan. Yang mana hal tersebut dikontrol oleh argumen keempat yakti “range_lookup”. Anda bisa mengatur “range_lookup” ke FALSE untuk menguatkan pencocokan tepat dan TRUE untuk pencocokan sama persis.

Contohnya =VLOOKUP(value,table,column,TRUE) untuk pencocokan dengan perkiraan, kemudian =VLOOKUP(value,table,column,FALSE) untuk pencocokan sama persis. Sebagai catatan, data anda harus diurutkan pada urutan menaik dengan nilai lookup. Termasuk ketika anda menggunakan mode perkiraan pencocokan dengan rumus VLOOKUP.

Itulah fungsi VLOOKUP pada MS Excel yang akan mempermudah anda dalam pengolahan data. Terutama untuk pengambilan data dari kolom tabel referensi yang sedang anda kerjakan.

 

You may also like