5 Tujuan Dasar dari Manajemen Proyek Konstruksi

by Tigin Pesa
5 Tujuan Dasar dari Manajemen Proyek Konstruksi

Mendirikan bangunan besar seperti hotel dengan jumlah lantai sampai 50 bahkan lebih maupun bangunan megah lainnya. Tentu selain indah juga akan memunculkan pertanyaan di benak Anda. Misalnya, muncul pertanyaan bagaimana bangunan sebesar ini bisa dibangun?

Proses pembangunan baik dalam ukuran kecil maupun besar akan sukses dengan baik ketika ditunjang oleh manajemen proyek yang baik pula. Lalu, apa itu manajemen dalam suatu proyek konstruksi?

 

Sekilas Tentang Manajemen Proyek

Istilah manajemen dalam kegiatan konstruksi atau proyek pembangunan pada dasarnya terdiri dari dua kata. Pertama manajemen, dan yang kedua adalah proyek itu sendiri. Manajemen memiliki definisi sebagai suatu upaya untuk mencapai suatu tujuan. Sedangkan proyek merupakan suatu rencana pekerjaan dengan target pencapaian tertentu dan kemudian dikerjakan dalam rentan waktu tertentu.

Ketika dua kata ini digabungkan menjadi manajemen proyek maka memiliki definisi sebagai suatu metode atau suatu pendekatan untuk mengelola suatu proyek agar lebih efektif dan juga efisien. Sehingga dengan metode tersebut proses pembangunan suatu proyek bisa berjalan lancar, sesuai rencana, dan mampu mencapai tujuan dari rencana tersebut.

Tanpa dilakukan manajemen terhadap suatu proyek maka akan rentan terbengkalai bahkan mangkrak di tengah jalan. Sebagaimana beberapa konstruksi yang tidak terselesaikan untuk kurun waktu yang sangat lama. Mencegahnya, maka seseorang yang memiliki proyek perlu melakukan manajemen terhadap proyek tersebut. Meliputi manajemen dari segi biaya, waktu, dan juga kualitas.

 

Tujuan Dasar

Pelaksanaan dari manajemen proyek tentu bukan tanpa tujuan dan manfaat, secara uum berikut beberapa tujuan yang bisa dicapai:

1. Menjaga Anggaran Proyek 

Semua orang ketika melakukan proyek konstruksi dijamin sangat teliti dalam memperhitungkan anggaran. Manajemen untuk kegiatan proyek juga mengkaji masalah anggaran ini secara mendalam. Sehingga bisa menjaga anggaran yang sudah direncanakan atau ditetapkan bisa dicapai. Tidak ada atau setidaknya meminimalkan kemungkinan anggaran ini membengkak.

2. Membantu Mengejar Deadline

Proyek berhubungan dengan deadline, dimana suatu proses konstruksi sudah ditargetkan akan selesai dalam kurun waktu sekian dan sekian. Sehingga semua orang yang terlibat dalam pelaksanaan proyek akan berusaha mengejar deadline tersebut.

Melakukan manajemen proyek membantu mencapainya, karena memperhitungkan semua aspek yang mempengaruhi lambat cepatnya penyelesaian proyek. Misalnya menghitung kebutuhan tenaga kerja, sehingga bisa memaksimalkan proyek tersebut untuk selesai tepat waktu.

3. Menjaga Kualitas Konstruksi

Kualitas juga masuk ke dalam aspek yang dikaji dalam manajemen suatu proyek konstruksi. Sebab, percuma suatu proyek bisa selesai tepat waktu atau bahkan lebih cepat namun bangunan mudah rusak karena minimnya penjagaan kualitas. Disinilah manajemen diperlukan untuk memastikan proyek menghasilkan bangunan berkualitas dan selesai tepat waktu.

Misalnya saja selalu menggunakan material bangunann berkualitas, namun tetap disesuaikan dengan anggaran yang sudah ditentukan. Sehingga tidak hanya mengejar kecepatan penyelesaian proyek, namun juga menjaga kualitas bangunan dari proyek tersebut.

4. Menjadikan Proyek Lebih Lancar

Manajemen dalam kegiatan proyek membantu mengenal berbagai resiko sejak awal dan mencari solusi untuk mencegah dan meminimalkannya. Sehingga lewat kegiatan manajemen ini maka suatu proyek bisa berjalan lebih  lancar, karena sudah dilakukan manajemen resiko yang berpotensi menyebabkan kegagalan proyek.

5. Memaksimalkan Potensi Kerja Tim

Kesuksesan dari manajemen di bidang proyek konstruksi perlu diakui juga dipengaruhi oleh kualitas SDM. Sehingga SDM yang terlibat merupakan SDM mumpuni dan ahli dalam hal proyek konstruksi. Semua anggota kemudian bisa ikut berkontribusi, sebab punya keahlian masing-masing. Sehingga manajemen di dalam proyek membantu memaksimalkan potensi semua anggota tim.

 

Tujuan di atas membuat kegiatan manajemen proyek memiliki peran sangat krusial. Sebab memberi sumbangsih besar dalam mensukseskan suatu proyek konstruksi. Oleh sebab itu tidak bisa diabaikan, dan harus dikerjakan secara profesional oleh semua anggota tim. Informasi lebih lengkap mengenai manajemen dalam kegiatan proyek bisa berkunjung ke situs Sisipil.com

You may also like