DOOiT, Token Lokal Karya Anak Bangsa

Perkembangan pasar crypto semakin pesat di dunia internasional. Bahkan anak-anak muda Indonesia pun tidak ketinggalan mengambil peran dalam dunia cryptocurrency. Hal itu terlihat dari banyaknya platform atau wadah yang mendukung perkembangan token-token dengan tawaran fitur yang sulit ditolak. Demikian penjelasan Jimmi Saputra, pemilik tokendooit.com yang telah meluncurkan produk andalannya pada 12 Agustus lalu.

 

Dikatakan oleh Jimmi, DOOiT akan mengambil peran sebagai platform yang akan menerima token-token baru di Indonesia agar lebih berkembang. Selain biaya listing yang relatif kecil juga bakal menguntungkan semua pihak.

“Kami juga memfasilitasi para pemilik token baru untuk bisa tumbuh juga mensupport aset-aset besar seperti Bitcoin, Ethereum, Cardano dan lainnya,” kata Jimmi.

Lebih lanjut Jimmi menambahkan, selain menguntungkan pemilik proyek crypto Indonesia, para investor pun akan dapat kemudahan dari DOOiT dalam hal pembayaran. Mengapa? Karena bisa menggunakan mata uang rupiah.

Keunggulan DOoiT, lanjut Jimmi, salah satunya adalah pemilik proyek bisa mengembangkan proyeknya dengan lebih besar. Dan juga untuk komunitas crypto dapat mendukung proyek-proyek kecil yang tengah berkembang.

Selain Crypto Exchange, DOOiT juga memiliki token sendiri yakni Token DOOiT. Diacara launching mendatang akan diperkenalkan pada publik dan para investor. Diharapkan Jimmi, dalam acara launching tersebut banyak yang akan berpartisipasi dalam Pre-Sale Token.

“Pokoknya harga relatif murah”, kata CEO PT Tiga Token Digital ini.

DOOiT juga berencana untuk menjangkau pemilik proyek dan investor dengan berupaya promosi. Anggapan dengan pemberitaan diberbagai media luar negeri, advertorial diberbagai blog terkait Blockchain, tercatat di situs rangking dan lainnya.

“Untuk detail tentang program token DOOit bisa cek media sosial kami di IG @tokendooit, twitter, website dan grup telegram” lanjut Jimmi.

Jimmi optimis, DOOiT mampu meramaikan dan menjadi wadah baru untuk project token di Indonesia, maupun dunia internasional.

 

Leave a Comment